NewsTicker

UEA Danai Mantan Wartawan Tuntut Al-Jazeera

Minggu, 02 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Mantan wartawan Al Jazeera, Mohamed Fahmy, diduga telah menerima dana besar dari Uni Emirat Arab untuk menuntut jaringan berita yang saat ini tengah banyak diperbincangkan sebagai biang kerok Krisis Teluk itu.

Menurut sebuah laporan baru-baru ini oleh New York Times, pada hari Sabtu (01/07), Fahmy menerima “pinjaman” besar dari duta besar UEA untuk AS, Yousef al-Otaiba, untuk meliput kampanye hukumnya melawan Al Jazeera setelah dibebaskan dari penjara Mesir pada tahun 2015.

Fahmy dipenjara di Mesir pada tahun 2013 bersama dua rekannya, setelah dituduh berkolaborasi dengan Ikhwanul Muslimin untuk menyebarkan kerusuhan.

Pada pembebasannya, dia mengambil tindakan hukum terhadap Al Jazeera, dengan mengatakan bahwa jaringan tersebut secara sadar membahayakan nyawanya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: