News Ticker

Warbler Saudi: Kudeta di Depan Pintu

Minggu, 02 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Whistle-blower Arab Saudi, Mujtahid, yang diyakini adalah anggota atau memiliki sumber yang terhubung dengan baik dalam keluarga kerajaan, memposting di halaman twitternya, bahwa ada gerakan lebih berbahaya daripada nasib mantan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef yang berada dalam tahanan rumah, yakni gerakan bawah tanah yang berkembang di dalam keluarga kerajaan yang menginginkan pemakzulan Salman dan mencabut pelantikan Mohammed bin Salman. (Baca juga: Israel Kerahkan 18 Jet Tempur ke Arab Saudi Untuk Cegah Kudeta)

Mujtahid dalam tweet terbarunya menyatakan bahwa “ada gerakan yang berkembang di dalam keluarga kerajaan yang mendukung Ahmed bin Abdul Aziz, dan meyakinkan dia untuk menerima kepemimpinan dan mengeluarkan keputusan ketidaklayakan Raja Salman dalam melanjutkan kepemimpinan karena kondisi kesehatan, serta menyatakan ketidakabsahan keputusan yang menunjuk Mohammed bin Salman sebagai “putra mahkota”.

Mujtahid menyatakan bahwa gerakan bahwa tanah ini lebih berbahaya daripada membicarakan kondisi pangeran bin Nayef yang berada dalam tahanan rumah, karena ketakutan Mohammed bin Salman dari kudeta setelah ia merampok pewaris tahta kerajaan Saudi. (Baca juga: BOCOR! Dibantu Arab Saudi, Putra Mahkota Abu Dhabi Coba Lancarkan Kudeta)

Meskipun pejabat Saudi seperti dikutip “The New York Times”, menolak laporan soal penahanan Mohammed bin Nayef, tapi pejabat lain mengatakan ini adalah periode perubahan dan bin Salman tidak ingin mengambil risiko itu, pada saat putra mahkota baru sedang mencoba untuk memperkuat kekuasaannya dan mengamankan transfer kekuasaan. (ARN)

About ArrahmahNews (12943 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: