NewsTicker

WHO: Wabah Kolera Telah Memakan Korban 1.500 Orang di Yaman

Minggu, 2 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Jumlah korban tewas akibat wabah kolera di Yaman semakin meningkat menjadi 1.500 orang, kata Nevio Zagaria, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia di Yaman, pada hari Sabtu (1/07), dan meminta bantuan lebih lanjut untuk mengakhiri epidemi ini.

Yaman telah hancur akibat perang 27 bulan yang dikobarkan koalisi yang dipimpin oleh Saudi dengan dukungan AS dan Israel, hingga menjadikannya tempat berkembang biak bagi penyakit ini, yang menyebar melalui kotoran yang masuk ke makanan atau air dan tumbuh subur di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk.

Berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan perwakilan United Nations Children Fund dan Bank Dunia, Zagaria mengatakan bahwa telah ada 246.000 kasus yang dicurigai hingga 30 Juni.

Bulan lalu, badan anak-anak PBB memperingatkan bahwa jumlah orang Yaman yang terinfeksi kolera akan meningkat menjadi lebih dari 300.000 orang pada akhir Agustus.

Meskipun sebagian besar infrastruktur kesehatan Yaman telah rusak dan petugas kesehatan belum dibayar lebih dari enam bulan, WHO membayar secara “insentif” kepada dokter, perawat, petugas kebersihan dan paramedis untuk menangani darurat kolera.

Dengan bantuan dana dari Bank Dunia, WHO menyiapkan pusat perawatan dengan masing-masing 50-60 tempat tidur, diawasi oleh pergeseran sekitar 14 staf yang bekerja sepanjang waktu. Tujuannya untuk menyediakan 5.000 tempat tidur.

Infeksi kolera pertama kali menjadi epidemi di Yaman pada Oktober tahun lalu, dan menyebar hingga Desember, serta sempat menyusut. Wabah kedua dimulai pada 27 April.

Angka PBB terbaru menunjukkan bahwa konflik di Yaman telah menyebabkan 18,8 juta dari 28 juta penduduk Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan dan hampir tujuh juta di ambang kelaparan.

Arab Saudi telah memimpin sebuah kampanye militer yang brutal melawan Yaman sejak dua tahun lalu dalam upaya untuk menghilangkan gerakan Houthi Ansarullah dan menginstal ulang mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi. Namun, kampanye militer Saudi gagal mencapai tujuannya.

Perang yang berlarut-larut telah menewaskan lebih dari 12.000 orang Yaman. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: