NewsTicker

Tentara dan Rakyat Irak Bersiap Rayakan Kemenangan Bersejarah di Mosul

Senin, 3 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BAGHDAD – Rakyat Irak bersiap merayakan kemenangan nasional setelah pasukan pemerintah menyisahkan beberapa blok dari pertempuran yang berkecamuk di beberapa distrik terakhir, di mana anggota kelompok militan ISIS Takfiri terkepung.

Tentara Angkatan Darat telah mengikat spanduk dan bendera Irak di atas tiang dan bangunan yang rusak, termasuk area menara Hadba (menara Bungkuk) yang dibangun pada abad ke-12, dimana ekstremis ISIS meledakkannya pada 21 Juni bersamaan dengan Masjid Agung al-Nuri, tempat Ibrahim al-Samarrai alias Abu Bakr al-Baghdadi, mengumumkan pembentukan kelompok yang disebut kekhalifahan pada bulan Juni 2014.

Otoritas pemerintah merencanakan satu minggu penuh kegembiraan di seluruh negeri dan Perdana Menteri Haider al-Abadi diperkirakan akan mengunjungi Mosul untuk mengumumkan kemenangan secara resmi.

Pembebasan kembali Mosul, yang terletak sekitar 400 kilometer di utara ibukota Baghdad, akan menandai akhir dari ISIS di Irak.

Sebelumnya pada hari Minggu, Komandan Operasi Pembebasan Niniwe Letnan Jenderal Abdul Amir Yarallah mengatakan bahwa pasukan Polisi Federal Irak telah membebaskan wilayah Makawi di kota Tua, dan mengangkat bendera nasional Irak di atas bangunan di sana, televisi berbahasa Arab al-Sumaria melaporkan.

Panglima Pasukan Polisi Federal Letnan Jenderal Shaker Jawdat juga mengatakan bahwa pasukan keamanan telah benar-benar merebut kembali Masjid Bilal al-Habashi di lingkungan Bab al-Jadid di kota Tua Mosul.

Dia mencatat bahwa pasukan Polisi Federal maju dari tiga sisi, dan mengejar teroris ISIS di beberapa daerah bekas pemberontak yang tersisa di kota Tua.

Tentara Irak dan pejuang sukarela dari Unit Mobilisasi Populer, yang dikenal dengan nama Arab, Hashd al-Sha’abi, telah melakukan pembersihan terhadap elemen ISIS sejak meluncurkan operasi pembebasan Mosul pada 17 Oktober 2016.

Pasukan Irak menguasai Mosul timur pada bulan Januari setelah 100 hari pertempuran, dan melancarkan pertempuran di barat pada tanggal 19 Februari. Pihak berwenang Irak mengharapkan pertempuran akan segera berakhir karena elemen ISIS yang tersisa di beberapa distrik di kota Tua akan segera dihabisi. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: