NewsTicker

Turki Berjanji Pertahankan Pasukannya di Qatar

Selasa, 4 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, ANKARA – Turki akan mempertahankan kehadiran militernya di Qatar, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus mengatakan pada hari Senin, beberapa jam setelah negara-negara Arab sepakat untuk memperpanjang batas waktu bagi Doha untuk menerima tuntutan mereka, termasuk menarik pasukan Turki ke luar di tengah krisis diplomatik.

Pekan lalu, Kuwait, yang bertugas sebagai mediator antara Qatar dan negara-negara Teluk, menyerahkan 13 tuntutan dari Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain ke Doha. Permintaan tersebut mencakup pemutusan hubungan Qatar dengan Iran, penutupan pangkalan militer Turki di wilayah Qatar dan sebuah penutupan saluran TV Al Jazeera. Doha diberi waktu 10 hari untuk melaksanakan tuntutan tersebut. Batas waktu diperpanjang sampai akhir Selasa. Qatar telah menolak semua isi tuntutan dan mendesak revisi.

“Pangkalan militer Turki di Qatar adalah masalah keamanan tidak hanya bagi Qatar tapi juga untuk seluruh wilayah. Kehadiran militer Turki di sana akan berlanjut. Upaya untuk menghubungkan kehadiran militer Turki dengan krisis politik di Qatar dapat menyebabkan kesalahan serius,” Kurtulmus mengatakan pada sebuah konferensi pers di Ankara.

Dia menambahkan bahwa krisis Qatar “tidak memiliki akar yang dalam dan diciptakan secara artifisial,” sementara tuntutan negara-negara Arab ke Doha “tidak dapat diterima untuk sebuah negara merdeka.” [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: