News Ticker

Aktivis HAM Bahrain Diduga Disiksa di Penjara

Rabu, 05 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MANAMA – Dua kelompok HAM yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa seorang aktivis perempuan di Bahrain berisiko mengalami penyiksaan serius setelah ditahan oleh pihak berwenang di negara tersebut, lebih dari sebulan setelah dia diduga dipukuli dan diserang secara seksual dalam penangkapan sebelumnya.

Amnesty International serta Pusat HAM dan Demokrasi Bahrain (BIRD) mengatakan bahwa Ebtisam al-Saegh ditangkap di rumahnya pada hari Senin malam setelah petugas bertopeng dengan pakaian sipil menggerebek rumahnya. Ia kemudian dibawa ke sebuah penjara di ibu kota, Manama.

“Para petugas itu , semuanya bertopeng, memiliki kamera di tubuh dan kepala mereka, dan juga bersenjata. Mereka meminta telepon genggam dan kartu CPR (kartu identitas nasional),” kata BIRD dalam sebuah pernyataan, mengutip keterangan dari anggota keluarga.

Menurut kelompok HAM tersebut, penangkapan dilakukan tanpa adanya surat perintah.

Amnesty International mengatakan bahwa Saegh telah meretweet sebuah pos pada hari Senin yang mengkritik perlakuan buruk terhadap perempuan di tangan pasukan keamanan dan menyalahkan raja.

Kantor berita Associated Press melaporkan bahwa pihak berwenang Bahrain tidak menanggapi permintaan komentar pada hari Selasa (04/07).

Amnesty menyatakan pihaknya khawatir bahwa Saegh “berisiko tinggi mengalami penyiksaan” selama ia masih dalam tahanan. (ARN)

About ArrahmahNews (14210 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: