Asia

Dubes AS di PBB: Korea Utara Menutup Diplomasi, Opsi Militer Satu-satunya Pilihan

Kamis, 6 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, PYONGYANG – Tindakan destabilisasi Korea Utara menutup kemungkinan solusi diplomatik dan dapat memaksa Amerika Serikat untuk melakukan tindakan militer, kata Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley pada hari Rabu.

“Eskalasi destabilisasi Korea Utara merupakan ancaman bagi semua negara, di wilayah ini dan di luarnya, tindakan mereka dengan cepat menutup kemungkinan solusi diplomatik. Amerika Serikat siap untuk menggunakan seluruh kemampuannya untuk mempertahankan diri dan sekutu kami. Salah satu kemampuan kami terletak pada kekuatan militer kita yang besar. Kami akan menggunakannya jika harus,” kata Haley pada sebuah pertemuan mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selanjutnya, Dewan Keamanan PBB harus menunjukkan kecaman kerasnya atas peluncuran rudal terbaru Korea Utara dengan mengadopsi sebuah resolusi baru yang akan memperketat sanksi terhadap Pyongyang, Duta Besar Prancis untuk PBB Francois Delattre mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu.

“Saya harap kita bisa mendapatkan sebuah pesan yang kuat dari Dewan, yang kuat dalam hal persatuan dan kuat dalam hal kontennya, tidak hanya untuk mengutuk peluncuran ini yang merupakan pelanggaran rezim non-proliferasi yang tidak dapat diterima, tetapi juga dalam perjalanan ke depan,” kata Delattre.

Delattre menjelaskan bahwa Prancis menginginkan sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang baru “yang mendukung pengetatan dan penguatan sanksi terhadap rezim Korea Utara berdasarkan tindakan operasional baru.”

Sementara itu, Amerika Serikat tidak akan melanjutkan perjanjian perdagangan dengan negara-negara yang mengizinkan perdagangan dengan Korea Utara, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengatakan pada hari Rabu.

“Ada negara-negara yang mengizinkan, bahkan mendorong perdagangan dengan Korea Utara yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Negara-negara seperti itu juga ingin melanjutkan pengaturan perdagangan mereka dengan Amerika Serikat, itu tidak akan terjadi,” kata Haley. [ARN]

Sumber: Sputnik.

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: