News Ticker

Putin: Integritas Wilayah Suriah Sangat Penting

Minggu, 9 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JERMAN – Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan optimismenya tentang prospek penyelesaian krisis bertahun-tahun di Suriah, dengan mengatakan apa yang paling penting adalah “integritas teritorial” Suriah, yang harus dipastikan.

Pemimpin Rusia tersebut membuat ucapan tersebut dalam sebuah konferensi pers di sela-sela pertemuan puncak ke-12 KTT G20, ekonomi terbesar di dunia, yang diadakan di kota utara Jerman, Hamburg, Sabtu, hari kedua dan terakhir konferensi tersebut.

“Ini adalah pekerjaan yang sulit, tapi sangat penting untuk memastikan integritas teritorial Suriah,” kata Putin, dan menambahkan bahwa dengan menghormati Sekretaris Negara AS Rex Tillerson, dia bukanlah warga negara Suriah yang berbicara tentang nasib Presiden Suriah Bashar al -Assad.

“Tuan Tillerson adalah orang yang sangat dihormati. Kami mencintai dan menghormatinya. Tapi bagaimanapun juga, dia bukan warga Suriah, dan masa depan Suriah dan masa depan politik Presiden Assad seharusnya ditentukan oleh orang-orang Suriah”, kata Putin, merujuk pada komentar Tillerson tentang Assad yang “tidak memiliki peran”di Suriah.

Komentar Presiden Rusia tersebut muncul saat para pejuang Kurdi milik Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah yang didukung oleh AS (YPG) saat ini terlibat dalam pertempuran sengit melawan teroris Takfiri ISIS di Raqqah, ibukota de facto kelompok teroris di Suriah, dalam sebuah Tawaran untuk mengusir mereka dari kota yang diperangi, yang dikuasai oleh unsur Takfiri pada Maret 2013.

Turki menganggap YPG sebagai cabang Partai Buruh Kurdistan yang dilarang (PKK), yang telah memerangi pemberontakan melawan negara Turki selama beberapa dekade. Ankara sangat khawatir bahwa YPG akan secara permanen memegang bagian tanah di Suriah utara setelah selesai dengan ISIS, hingga membuat pemerintah Turki berselisih dengan Washington.

Apa yang membuat Ankara lebih lanjut tentang AS adalah langkah Washington untuk mempersenjatai pejuang YPG dalam pertempuran melawan ISIS. Meskipun Menteri Pertahanan AS Jim Mattis berjanji kepada Ankara bahwa Washington akan mengambil kembali senjata dan peralatan yang dipasoknya ke YPG setelah menahan ISIS di Raqqah, Turki mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah mengembalikan senjata mereka.

YPG pada hari Rabu mengklaim bahwa kemungkinan akan ada sebuah konfrontasi militer antara pejuang Kurdi dan pasukan Turki saat Ankara bersiap untuk meluncurkan serangan besar di Suriah utara, dan menyebutnya sebagai deklarasi perang.

Di tempat lain dalam sambutannya, Presiden Putin mengatakan bahwa “kita tidak melihat persiapan Turki untuk permusuhan di Suriah utara”, dan menambahkan bahwa Moskow berada dalam “kontak dengan orang Kurdi” di Suriah.

Pada hari Jumat, Putin dan rekannya dari Amerika Donald Trump mencapai kesepakatan untuk menciptakan zona de-eskalasi di Suriah selatan. Presiden Rusia menggambarkan langkah tersebut sebagai “salah satu terobosan” dalam pembicaraan dengan Trump.

Zona de-escalations “harus menjadi prototipe dari wilayah-wilayah tersebut, yang akan dapat bekerja sama satu sama lain dengan pemerintah resmi di Damaskus,” kata Putin pada hari Sabtu. Dia juga menambahkan bahwa kesepakatan mengenai zona de-eskalasi harus mencakup garis besar batas-batas dan pemantauan keamanan.

Presiden Rusia mengatakan Washington tampaknya memainkan peran yang lebih “pragmatis” dalam menyelesaikan krisis Suriah, hal itu “tampaknya tidak berubah secara drastis [dibandingkan dengan pemerintahan Obama), namun ada pemahaman bahwa kita dapat mencapai banyak hal.” [ARN]

About ArrahmahNews (12559 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Putin: Integritas Wilayah Suriah Sangat Penting – ARRAHMAHNEWS – MUSLIM CYBER KREMI [MCK TEAM]
  2. Putin Integritas Wilayah Suryah Sangat Penting – Media Aktivis Arfak

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: