NewsTicker

Lebih dari 28.000 Teroris Tewas dalam Operasi Anti-ISIS di Irak

Selasa, 11 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BAGHDAD – Sejauh ini, lebih dari 28.000 teroris ISIS telah terbunuh dan 4.000 lainnya telah ditangkap dalam perang pasukan Irak melawan ISIS. Hal ini disampaikan Kepala Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen Irak Hakem al-Zameli.

“Pasukan Irak telah menewaskan lebih dari 28.000 militan ISIS dan telah menahan 4.000 lainnya selama pertempuran dengan teroris di negara ini,” kata al-Zameli sebagaimana dikutip FNA, Senin (10/07).

Ia menambahkan bahwa 400 komandan lapangan, termasuk 130 komandan tertinggi dan 225 komandan logistik juga termasuk di antara teroris ISIS yang tewas dalam perang tersebut.

Al-Zameli melanjutkan dengan mengatakan bahwa korban tewas dari militant ISIS itu meliputi para militan dari 86 negara, termasuk 9.000 orang Asia, 3.000 dari Arab Saudi dan 4.000 dari Tunisia. Mereka semua berada di antara jajaran ISIS/Daesh di Irak.

Pada hari Minggu (09/07), Angkatan Darat Irak akhirnya berhasil merebut kota utama Mosul, ibukota de facto ISIS di negara itu, setelah 9 bulan pertempuran berdarah.

Operasi militer pasukan Angkatan Darat Irak untuk membebaskan kota Mosul dari militant ISIS meningkat dalam beberapa pekan terakhir, saat pasukan Baghdad mengepung para teroris di beberapa distrik yang berada di bawah kendali kelompok takfiri tersebut.

Komando Umum Operasi Bersama Irak dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu mengumumkan bahwa bagian kota tua Mosul (distrik Mosul Lama) berada di bawah kendali penuh pasukan Irak.

Kota Tua adalah tempat keberadaan Masjid Al-Nuri yang berusia 850 tahun dan sangat simbolis, karena di sanalah pemimpin kelompok ISIS, Ibrahim al-Samarrai, yang juga dikenal sebagai Abu Bakr al-Baghdadi, yang disebut-sebut sebagai khalifah kelompok teroris takfiri itu mengumumkan Mosul sebagai ibukota de facto mereka di Irak.

Namun, militan ISIS kemudian melakukan kejahatan historis lebih lanjut dengan meledakkan masjid kuno al-Nuri dan menara historisnya al-Hadba, setelah kemenangan demi kemenangan terus diraih tentara Irak.

TV negara Irak mengumumkan sekitar sepuluh hari yang lalu bahwa ISIS telah jatuh di Mosul setelah pasukan Irak berhasil menguasai kembali Masjid bersejarah al-Nuri.

Kota terbesar kedua di Irak itu jatuh ke tangan kelompok ISIS pada tahun 2014, ketika teroris Takfiri itu memulai kampanye kematian dan penghancuran di negara Arab tersebut.

PBB memperkirakan bahwa akan menghabiskan biaya lebih dari 1 miliar dolar untuk memperbaiki infrastruktur dasar di Mosul. Di beberapa daerah yang terkena dampak paling parah, hampir tidak ada bangunan yang tampaknya lolos dari kerusakan.

Diperkirakan 862.000 orang telah mengungsi dari Mosul sejak pertempuran dimulai sembilan bulan yang lalu. Sebanyak 195.000 warga sipil juga telah kembali ke daerah terbebas dari Mosul Timur dan Barat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: