Berita Terbaru

Aktivis Luncurkan Kampanye #BelaUlama Setelah Rezim Saudi Kriminalisasi Ulama

Jum’at, 14 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Pengadilan Arab Saudi menunda persidangan ulama terkemuka al-Sheikh Hussein al-Radhi atas komentar anti-rezimnya saat Riyadh menekannya dengan tindakan keras terhadap anggota komunitas keagamaan.

Pengacara dan pembela hak asasi manusia, Taha al-Hajji, mengatakan pada hari Kamis (13/07) bahwa Pengadilan Pidana Khusus di Riyadh telah menunda persidangan ulama berusia 66 tahun sampai Agustus, tanpa menyebutkan tanggal yang pasti.

Sementara itu, para blogger dan aktivis meluncurkan kampanye online dengan hashtag #الشيخ_الراضي_كلمة_حق untuk mengungkapkan solidaritas dengan ulama Ahlisunnah dan mengutuk tindakan rezim Al Saud terhadapnya.

Sheikh Radhi ditangkap pada 21 Maret 2016, setelah dikepung oleh sekelompok polisi Saudi di tengah jalan di kota al-Umran.

Ulama berpengaruh itu sebelumnya mengalami berbagai bentuk pelecehan dan sering dipanggil untuk diinterogasi dalam khotbah Jum’atnya, yang menyentuh beragam isu regional dan domestik, termasuk eksekusi ulama terkenal Sheikh Nimr Baqir al- Nimr di awal Januari tahun lalu.

Sheikh al-Radhi juga mengecam agresi militer Saudi di Yaman dan meminta penarikan pasukan Saudi dari Yaman. Dia telah meminta pemerintah Saudi untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara lain, dan menanggapi tuntutan reformasi di dalam negeri.

Ulama ini juga telah mengecam klasifikasi gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon sebagai sebuah organisasi teroris, dan menggambarkan pemimpinnya Sayyid Hassan Nasrallah sebagai sumber kebanggaan bagi orang Arab dan Muslim.

Sidang Sheikh al-Radhi dimulai pada 12 April, lebih dari setahun setelah penangkapannya. Ulama tersebut menderita banyak penyakit dan mengalami penyiksaaan di dalam penjara.

Sejak Februari 2011, Arab Saudi telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di seluruh negeri, setelah diguncang oleh demonstrasi anti-rezim, tuntutan kebebasan berbicara, pembebasan tahanan politik, dan diakhirinya diskriminasi ekonomi dan agama.

Protes tersebut telah disambut dengan tindakan keras oleh rezim Saudi. Selama beberapa tahun terakhir, Riyadh juga telah mendefinisikan kembali undang-undang anti-terorisme sehingga dapat menekan gerakan pro-demokrasi. [ARN]

About ArrahmahNews (10895 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Aktivis Luncurkan Kampanye #BelaUlama Setelah Rezim Saudi Kriminalisasi Ulama – ARRAHMAHNEWS – MUSLIM CYBER KREMI [MCK TEAM]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: