Macron Akui Pandangannya soal Suriah Berubah Pasca Bertemu Putin

Senin, 17 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa kerja sama antara Rusia dan Prancis mengenai masalah Suriah di lapangan telah benar-benar berubah setelah pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Versailles pada bulan Mei. Macron mengatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Le Journal du Dimanche pada hari Minggu (16/07).

“Saya menyatakan bahwa kami mengalami kemajuan dalam masalah ini setelah pertemuan Versailles. Kerjasama antara badan-badan kami di lapangan telah benar-benar berubah,” kata Macron dalam wawancara sebagaimana dikutip Sputnik, Senin (17/07).

Macron menekankan bahwa ia akan berpegang pada posisinya bahwa penggunaan senjata kimia di Suriah tidak dapat diterima, dan sekali lagi menegaskan bahwa ia tidak menuntut permintaan pengunduran diri Presiden Suriah Bashar Assad sebagai bagian dari penyelesaian krisis Suriah. Presiden Prancis tersebut juga menyebutkan akses kemanusiaan sebagai tuntutan utama Prancis atas masalah permukiman Suriah.

Pada tanggal 29 Mei, Macron dan Putin mengadakan pertemuan resmi pertama mereka di Istana Versailles, dengan fokus pada hubungan bilateral dan isu-isu internasional utama, terutama situasi di Ukraina dan Suriah.

Suriah berada dalam keadaan perang saudara sejak 2011, dengan pasukan pemerintah memerangi kelompok pemberontak dan teroris asing yang berusaha untuk menggulingkan presiden. Damaskus juga memerangi banyak kelompok ekstrimis seperti Jabhat Fatah al Sham dan Daesh. (ARN)

About ArrahmahNews (12216 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Macron Akui Pandangannya soal Suriah Berubah Pasca Bertemu Putin – ARRAHMAHNEWS – MUSLIM CYBER KREMI [MCK TEAM]

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: