Berita Terbaru

Hizbullah Gempur Benteng Terakhir Jabhat Al-Nusra di Pegunungan Arsal

Selasa, 25 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LEBANON – Gerakan perlawanan Hizbullah Libanon mengatakan operasi militernya terhadap militan Takfiri yang disponsori AS dan sekutunya di sepanjang perbatasan timur dengan Suriah yang dilanda perang “mendekati akhir”, setelah pejuangnya menguasai kembali benteng terakhir ekstrimis Jabhat Fatah al-Sham. (Baca juga: Rusia, Suriah dan Hizbullah Akan Luncurkan Operasi Anti-Terorisme di Perbatasan Lebanon)

Biro media Hizbullah mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa pejuang perlawanan telah merebut daerah Wadi al-Khayl, salah satu benteng terpenting Jabhat Fatah al-Sham – yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat Nusra – militan di pinggiran kota perbatasan timur laut Arsal, terletak sekitar 124 kilometer timur laut ibukota Beirut.

Pasukan Hizbullah Libanon juga mengambil alih posisi Jabhat Fatah al-Sham di Wadi Maarouf, Wadi al-Khayl, Wadi Zaarour, Wadi al-Dam dan Wadi al-Daqayeq. Pernyataan Hizbullah lebih lanjut meminta militan yang tersisa untuk melucuti senjata dan menyelamatkan nyawa mereka. (Baca juga: Sekjen Hizbullah: Krisis Regional Melayani Kepentingan Zionis Israel)

“Pertarungan dengan Jabhat Nusra sudah berakhir dan kami memanggil semua orang bersenjata yang tinggal di pinggiran Arsal untuk meletakkan senjata mereka dan menyerahkan diri mereka dengan jaminan keamanan,” katanya.

Sebuah gambar yang dikeluarkan oleh kantor media gerakan perlawanan Hizbullah Libanon pada tanggal 23 Juli 2017, menunjukkan sebuah tembakan artileri yang menembaki posisi militan Takfiri di Jurud Arsal, sebuah wilayah pegunungan yang berbatasan dengan Suriah.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa tentara dan staf Palang Merah Lebanon telah membantu 79 perempuan dan anak-anak pengungsi yang melarikan diri dari kamp Jurud Arsal di sekitar Arsal ke kota. (Baca juga: Assad; Konflik Suriah Bertujuan Mengubah Identitas Arab Melalui Ideologi Takfiri Wahabi)

Sementara itu, harian berbahasa Arab al-Joumhouria (Republik), mengutip sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa tentara Lebanon telah menerapkan tindakan pencegahan setelah ada informasi bahwa militan dapat mencoba untuk menculik personil militer.

Hizbullah melancarkan serangan besar Jumat lalu untuk membersihkan kedua sisi perbatasan Lebanon dengan Suriah dari “teroris bersenjata.” (ARN)

About ArrahmahNews (10895 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: