News Ticker

Kunjungan Teluk Persia Erdogan Gagal Perbaiki Krisis Qatar

Selasa, 25 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meninggalkan Qatar pada hari Senin (24/07) kemarin, tanpa memberi sinyal positif mengenai Krisis Qatar, setelah dua hari kunjungan Teluk Persianya dalam usaha mencoba menengahi pertikaian terburuk sepanjang dekade di antara negara-negara Arab. (Baca juga: Erdogan Kunjungi Saudi, Kuwait, Bahas Krisis Qatar)

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan perjalanan dengan Qatar pada bulan Juni, dengan menuduh negara itu mendukung militan ekstremis dimana hal itu dibantah Doha. Turki yang adalah sekutu terkuat Qatar dalam perselisihan tersebut, bergegas mengirim lebih banyak tentara ke markasnya di Doha sebagai tanda dukungan.

Kegagalan upaya Erdogan ini senada dengan kegagalan upaya Kuwait dan Barat untuk mengakhiri krisis Qatar yang juga tidak memberi hasil berarti sejauh ini.

Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash mengatakan bahwa lebih baik bagi Turki untuk mempertimbangkan kembali posisi negara itu dalam Krisis Qatar. (Baca juga: Erdogan Minta Blokade Atas Qatar Dicabut)

“Kunjungan Presiden Turki itu tidak membawa sesuatu yang baru, dan sikap tergesa-gesa yang dibuat negaranya telah menjadikan sikap netral sebagai pilihan terbaik bagi Ankara saat ini,” tulis Gargash di akun Twitter-nya. “Tinjauan (sikap) atas Qatar akan menghasilkan lebih daripada kunjungan berulang”.

Erdogan adalah pejabat senior terakhir yang mengunjungi negara-negara di kawasan untuk mencoba menyelesaikan krisis. Sekretaris Negara AS Rex Tillerson dan menteri luar negeri dari Prancis, Inggris dan Jerman juga melakukan tur keliling dalam upaya yang sama, beberapa pekan terakhir. (ARN)

About ArrahmahNews (14988 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: