News Ticker

Rudal Houthi Ditembakkan ke Mekkah, HOAX

Sabtu, 29 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, TA’IF – Rudal Houthi ditembakkan ke Makkah, Hoax. Menurut Pasukan tentara dan Komite Populer Yaman, dalam sebuah serangan balasan terhadap koalisi pimpinan-Saudi, menghantam Pangkalan Udara King Fahd di kota Ta’if di barat daya Arab Saudi dengan rudal balistik. (Baca juga: Ansarullah; Tidak Ada Rudal yang Ditembakkan ke Kota Suci Mekkah)

Situs berita berbahasa Arab, Alahednews, melaporkan bahwa unit rudal tentara dan Komite Populer Yaman pada hari Kamis malam (27/07) meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak menengah yang dijuluki “Borkan-1” (Volcano-1) di Pangkalan Udara King Fahd.

Misil Borkan-1 dilaporkan memiliki kemampuan terbang dengan jarak kurang lebih 800 kilometer. Yaman adalah tetangga Arab Saudi. Sehingga Borkan-1 diperkirakan sanggup menghajar Riyadh. (Baca juga: Abdul Malik Al-Hauthi; Agresi Saudi ke Yaman Khidmat kepada Zionis)

Seorang sumber militer Yaman mengkonfirmasi laporan tersebut dan mengatakan bahwa rudal itu menyerang sasaran di Saudi secara akurat dan menimbulkan kerusakan berat di pangkalan udara tersebut.

Menurut saluran berbahasa Arab, Almasirah, unit rudal Yaman mengumumkan bahwa penargetan pangkalan udara King Fahd di Taif, Arab Saudi, itu tidak menggunakan satu atau dua rudal, namun menggunakan “sejumlah rudal balistik jarak menengah”.

Ini bukan kali pertama pasukan rudal Yaman menargetkan pangkalan udara tersebut, namun kali ini serangan ini menjadi salah satu yang jarang terjadi karena pasukan tersebut meluncurkan beberapa rudal sekaligus. (Baca juga: Houthi Luncurkan Burkan 2 ke Pangkalan Udara Raja Salman di Riyadh)

Sementara kerajaan Saudi, menurut YemenExtra, seperti biasa menyangkal serangan rudal yang dikembangkan oleh bangsa Yaman itu, dengan menyebut bahwa pihak koalisi berhasil mencegat serangan rudal yang ditujukan ke Makkah.

Tuduhan Arab Saudi bahwa gerakan Ansarullah Yaman berusaha menargetkan kota suci Makkah ini bukanlah tuduhan pertama dilontarkan Kerajaan yang melakukan agresi atas Yaman sejak Maret 2015 itu.

Tuduhan serupa juga pernah diarahkan kepada Houthi pada Oktober 2016, saat pasukan rakyat Yaman itu menembakkan rudal balistik Borkan-1 (Volcano-1) ke Bandara Internasional King Abdulaziz, yang terletak 19 kilometer di utara kota pelabuhan Jeddah. (Baca juga: Ledakan Besar Guncang Riyadh Setelah Dihantam Rudal Balistik Yaman)

Gerakan Houthi Ansarullah menolak dengan tegas klaim bahwa serangan rudalnya kala itu ditujukan ke situs paling suci dan paling dihormati Islam, Makkah, dan menekankan bahwa rezim Saudi memanfaatkan euphoria media untuk membenarkan agresi militernya terhadap bangsa Yaman.

Juru bicara Ansarullah Mohammad Abdulsalam, dalam sebuah pernyataannya mengatakan bahwa pejabat Saudi mencari simpati atas nama perwalian Masjidil Haram di kota suci Makkah, dan memanfaatkan kegilaan media untuk menyebarkan sesuatu yang tidak ada, yang benar-benar tidak bisa dipercaya.

Abdulsalam menggarisbawahi bahwa Arab Saudi berusaha untuk memprovokasi umat Islam di seluruh dunia melalui tuduhan palsu bahwa pejuang Ansarullah berusaha untuk menyerang Ka’bah, ia juga meminta umat Islam untuk tidak percaya kebohongan yang disebarkan oleh koalisi militer yang dipimpin oleh Saudi. (Baca juga: VIDEO: Coba Dekati Pantai Yaman, Kapal Perang Saudi jadi Sasaran Rudal Houthi)

“Negara Yaman tidak memerlukan bukti untuk menunjukkan identitas Arab dan Muslimnya. Bangsa ini tidak pernah menargetkan tempat-tempat keagamaan, dan tentu saja memperlakukan upacara keagamaan dengan lebih hormat dibandingkan dengan tentara bayaran AS,” kata jubir Ansarullah itu. “Para aggressor harus mengakhiri serangan dan pengepungan mereka terhadap Yaman, merangkul perdamaian dan menjalankan prinsip bertetangga yang baik, ” tambahnya. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: