News Ticker

Tersandung Kasus Korupsi PM Pakistan Dipaksa Mundur

Sabtu, 29 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, ISLAMABAD – Nawaz Sharif mengundurkan diri sebagai perdana menteri Pakistan setelah Mahkamah Agung negara tersebut dengan suara bulat mendiskualifikasi dirinya dengan alasan bahwa dia menyembunyikan asetnya selama penyelidikan korupsi.

Sharif juga dicurigai karena memiliki beberapa properti mewah di London yang dibeli melalui perusahaan tempurung atau offshore companies. (Baca juga: Wikileaks; Panama Papers Mahakarya George Soros Untuk Serang Tokoh dan Negara Tertentu)

Keputusan tersebut dikeluarkan setelah berbulan-bulan dengar pendapat dalam kasus yang dipicu oleh kebocoran “Panama Papers”.

Selama ini, para perdana menteri di Pakistan tidak pernah bisa menyelesaikan masa jabatan karena kudeta militer ataupun vonis mahkamah agung. Lainnya digulingkan partai mereka sendiri, dipaksa pensiun atau bahkan dibunuh.

Meskipun Sharif telah didiskualifikasi sebagai perdana menteri, dia tetap menjadi ketua Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N), partai terbesar di Majelis Nasional.

Dengan demikian, Sharif akan mengawasi pencalonan penggantinya yang kemudian diberi cap karet dalam pemungutan suara parlemen, di mana mitranya dan mitra koalisinya memimpin mayoritas 209 kursi di parlemen dengan 342 tempatkursi. (Baca juga: Korban Panama Papers Pertama, PM Islandia Mundur)

Oposisi juga diperkirakan akan mengajukan kandidat untuk jabatan perdana menteri, meskipun calon tersebut memiliki kesempatan tipis untuk mendapatkan suara yang cukup.

Pemungutan suara kemungkinan akan terjadi dalam hitungan hari, atau bisa jadi dipercepat pasca diskualifikasi Sharif. (ARN)

About ArrahmahNews (12487 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: