Berita Terbaru

Hindari Hutang, Seorang Wanita China Rubah Penampilan Melalui Operasi Plastik

Minggu, 30 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WUHAN – Seorang wanita berusia 59 tahun dari kota Wuhan, China tengah, rela mengubah seluruh penampilannya melalui operasi plastik untuk menghindari tagihan hutangnya yang berjumlah 25 juta yuan (sekitar 49 miliar).

Dalam sebuah kasus yang menyoroti tantangan yang dihadapi China saat mereka mencoba membentuk “masyarakat kredit”, petugas polisi dilaporkan “tercengang” setelah menangkap wanita yang melarikan diri ke kota Shenzhen, China tenggara itu, setelah sebuah pengadilan di Wuhan memerintahkannya untuk melunasi hutang.

“Kami sangat terkejut melihat kejadian itu,” kata kantor berita resmi Xinhua mengutip seorang polisi. “Dia tampak seperti berusia tiga puluhan dan dia berbeda dengan foto yang kami punya.”

Perempuan yang diidentifikasi bernama Zhu Najuan kemudian mengaku menggunakan kartu identitas orang lain untuk bepergian menggunakan kereta api.

Lalu bagaimana perempuan ini membiayai operasi plastiknya? Ternyata, menurut Xinhua, Zhu Najuan membiayai operasi itu dengan menggunakan kartu kredit pinjaman.

Sebanyak 300 perwakilan dari berbagai kota di China merilis deklarasi awal Juli yang menjanjikan kemudahan kredit konsumtif.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menemukan sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketergantungan terhadap industri berat serta investasi infrastruktur. Namun, di saat yang sama, pemerintah China juga kerepotan karena menghadapi utang rumah tangga yang terus meningkat.

Besaran utang rumah tangga di China dikabarkan mencapai 50 persen dari GDP negeri itu tahun lalu, meningkat lebih dari dua kali lipat dalam waktu kurang dari satu dekade.

Berbagai provinsi di China melakukan berbagai cara untuk mengejar para pengemplang utang ini.

Di provinsi Jiangsu mencoba mendorong warganya membujuk kerabat dan kawan-kawannya yang berutang agar menyelesaikan kewajiban mereka.

Caranya, setiap kali seseorang akan menelepon teman atau kerabat yang teridentifikasi memiliki utang maka akan terdengar pesan otomatis “tolong sampaikan kepada orang ini untuk memenuhi kewajibannya”.

Sementara di provinsi Wuhan, asal dari Zhu Najuan, pemerintah juga mengejar para pemilik kredit macet dan sudah menangkap 186 orang dalam paruh pertama tahun ini. (ARN)

 

About ArrahmahNews (11359 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: