Berita Terbaru

Saudi Cs Buka Rute Udara Darurat untuk Qatar, HOAX

Senin, 31 Juli 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DOHA – Kementerian Perhubungan dan Komunikasi Qatar (MTC) dan Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) menolak apa yang telah dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA) bahwa empat negara pemblokade telah membuka rute udara darurat untuk pesawat Qatar.

Kementerian dan CAA mengatakan bahwa laporan SPA tentang rute udara darurat yang diberikan untuk pesawat Qatar di wilayah udara negara-negara pelaku blokade adalah tidak benar.

Dilansir dari laporan the Peninsula Qatar pada Senin (31/07), Kementerian mengkonfirmasi bahwa negara-negara tersebut tidak mengeluarkan pengumuman navigasi seperti yang diikuti oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Qatar juga meminta negara-negara pelaku blokade untuk tidak menyebarkan informasi palsu sebelum sesi luar biasa Majelis ICAO, yang dijadwalkan hari ini digelar di Montreal, Kanada. (Baca juga: Qatar Minta PBB Turun Tangan Hadapi Keras Kepalanya Saudi Cs)

Sebelumnya, Kantor berita Saudi, SPA, pada hari Minggu (30/07) kemarin, dengan mengklaim mengutip pernyataan dari otoritas penerbangan Saudi (GACA), melaporkan bahwa negara-negara pelaku blokade akan mengizinkan pesawat Qatar untuk menggunakan koridor udara jika dalam keadaan darurat.

“Sembilan koridor telah diidentifikasi termasuk satu di ruang udara internasional di atas laut Mediterania yang akan dipantau oleh pihak berwenang Mesir,” kata laporan tersebut. Organisasi penerbangan internasional telah diberi tahu, katanya, menambahkan bahwa koridor akan dibuka mulai besok. (Baca juga: Monopoli Tanah Suci, Saudi Persulit Warga Qatar Pergi Haji)

Sementara itu, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), mengadakan dengar pendapat khusus atas permintaan Qatar untuk membahas pembukaan kembali wilayah udara Teluk. Dewan tata pemerintahan ICAO yang beranggotakan 36 negara dapat bertindak untuk menyelesaikan serangkaian overflights yang diajukan oleh Qatar.

Sementara itu, menteri luar negeri negara pengepungan yang bertemu kemarin di ibukota Bahrain, Manama, mengatakan bahwa mereka terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan Qatar untuk meredakan perselisihan tersebut jika Doha menyetujui tuntutan tertentu.

“Keempat negara siap berdialog dengan Qatar dengan syarat mengumumkan kesediaannya untuk menghentikan pendanaan terorisme dan ekstremisme dan berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan luar negeri negara lain serta akan menanggapi 13 tuntutan,” ujar Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al Khalifa setelah bertemu rekan-rekannya. (ARN)

About ArrahmahNews (10895 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: