NewsTicker

ISIS Akui Kekalahan di Mosul, Tapi Sesumbar Tewaskan Ribuan Tentara Irak

Kamis, 20 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSUL – Perang sembilan bulan untuk membebaskan kota terbesar kedua di Irak, Mosul, terbukti meminta harga yang cukup mahal bagi kedua belah pihak dalam apa yang bisa dibilang pertempuran terberat abad ke-21 itu.

Meskipun Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi mengumumkan kemenangan mutlak di Mosul sembilan hari yang lalu, sisa-sisa pasukan ISIS masih terus ditarik keluar dari reruntuhan kota lama beberapa hari kemudian, sementara sel-sel tidur masih menimbulkan bahaya yang signifikan bagi pasukan keamanan.

Kini, ISIS secara tidak langsung mengakui bahwa pihaknya tidak lagi mengendalikan area kota Mosul manapun dengan merilis infografis awal yang mencakup dugaan kerugian bagi tentara Irak pada bulan ke 9 dan akhir pertempuran.

Menurut rilis ISIS yang dikutip Al Masdar pada Kamis (20/07), 905 tentara Irak tewas dalam operasi pembebasan Kota Tua dimana 145 orang dilaporkan tewas oleh penembak jitu.

Selanjutnya, dalam infografinya di Amaq Agency, ISIS mengklaim 1 tank Abrahams, 10 Humvees, 1 BMP, 3 buldoser, 7 teknik, 7 kendaraan lapis baja dan 6 pesawat tak berawak hancur pada tahap akhir pertempuran. 1 helikopter dan 26 kendaraan rusak sebagian.

ISIS juga melakukan 11 pemboman mobil untuk bulan Juli saja sementara bom bunuh diri oleh tentara mereka tersebar luas di hari-hari terakhir.

Secara total, ISIS mengklaim telah menimbulkan sekitar 12.000 korban di pihak Angkatan Bersenjata Irak sejak kampanye untuk membebaskan Mosul dimulai akhir tahun lalu. Pemerintah Irak menolak untuk mengungkapkan informasi mengenai jumlah korban tewas dari operasi militer, namun kemungkinan jumlah korban sebenarnya jauh lebih rendah dari yang diklaim ISIS. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: