Berita Terbaru

Qatar-Saudi saling Tuding Politisasi Haji

Selasa, 01 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DOHA – Menteri luar negeri Qatar membantah tuduhan rekannya dari Saudi bahwa Qatar mencoba mempolitisasi ritual ibadah Haji tahunan ke Mekkah. (Baca juga: Monopoli Tanah Suci, Saudi Persulit Warga Qatar Pergi Haji)

Adel al-Jubeir, menteri luar negeri Arab Saudi, sebelumnya telah menuduh Qatar mempolitisasi isu tersebut dan “menyatakan sebuah perang” melawan kerajaan dengan menuntut dilakukannya internasionalisasi haji.

Klaim tersebut ditolak oleh Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

“Qatar tidak pernah mempolitisasi isu haji,” katanya, menambahkan bahwa justru “Arab Saudi lah yang berusaha mempolitisasi ziarah haji di tengah krisis Teluk. Tidak pernah ada klaim dari pejabat Qatar tentang masalah internasionalisasi ini”. “Kami bosan menanggapi informasi dan cerita palsu yang didasarkan dari kebohongan,” jelasnya sebagaimana dikutip TV Al Jazeera, Senin (31/07). (Baca juga: Saudi Cs Buka Rute Udara Darurat untuk Qatar, HOAX)

Pernyataan Jubeir

Dalam sebuah pernyataan terpisah di ibukota Bahrain Manama pada hari yang sama, Jubeir menyangkal apa yang dia sebut klaim bahwa Arab Saudi mencoba mempolitisasi ibadah haji. (Baca juga: Warbler Saudi: Siasat Kudeta Qatar Gagal, Bin Salman Berusaha Hilangkan Jejak)

“Kami menolak upaya Qatar untuk mempolitisir masalah ini dan menganggapnya tidak menghormati haji dan peziarah,” katanya.

Qatar menyatakan bahwa Saudi telah mempolitisasi ibadah haji dan menyampaikannya kepada Pelapor Khusus PBB untuk Kebebasan Beragama pada hari Sabtu, mengungkapkan kekhawatiran tentang hambatan yang dihadapi warga Qatar yang ingin menghadiri haji tahun ini.

Orang-orang Qatar memang masih diizinkan pergi haji oleh otoritas Saudi, namun mereka hanya boleh mengakses negara tersebut hanya melalui dua bandara yang ditunjuk: Bandara King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Pangeran Mohammed bin Abdulaziz di Madinah.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir telah memutuskan hubungan diplomatik mereka dengan Qatar dan melakukan pengepungan ekonomi pada negara bekas sekutunya itu. Mereka secara terbuka menuduh Doha mendukung terorisme sebagai alasan pemboikotan, namun diyakini alasan sebenarnya adalah negara-negara tersebut merasa terganggu oleh independensi Qatar dalam masalah menentukan kebijakan luar negeri yang berbeda dari negara-negara Arab lainnya di Teluk Persia. Ironisnya, beberapa negara pemboikot itu juga menghadapi tuduhan mendukung kelompok teroris sendiri. (ARN)

About ArrahmahNews (10900 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: