Berita Terbaru

Raja Salman Undang 1000 Keluarga Martir Mesir, Tapi Larang Muslim Suriah, Yaman dan Qatar Berhaji

Selasa, 01 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi mengundang 1.000 kerabat tentara dan polisi Mesir yang tewas dalam perang melawan Yaman, untuk beribadah haji ke Makkah dan Madinah. Saudi menyediakan visa gratis bagi kerabat para martir Mesir tersebut.

“Raja telah menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah bagi 1.000 kerabat para martir polisi (dan tentara) Mesir untuk melakukan ibadah haji tahun ini,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Mesir Ahmed al-Qattan dalam sebuah pernyataan, yang dilansir kantor berita Middleeast Monitor, Selasa (1/8/2017).

“Tawaran dari kerajaan tersebut merupakan penghormatan kepada martir (Mesir) yang mengorbankan hidupnya untuk berperang bersama pasukan koalisi pimpinan Saudi,” lanjut al-Qattan.

Keputusan Raja Salman untuk menjadi tuan rumah bagi 1.000 kerabat martir Mesir untuk berhaji, menurut Nasser Bin Yahya al-Arajli adalah politik balas budi atas ribuan pasukan bayaran Mesir yang kehilangan nyawa di Yaman.

Sebelumnya, Arajli telah memperingatkan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi untuk meninjau keputusannya tentang pengiriman tentara untuk bergabung dengan tentara koalisi pimpinan Saudi, dan memperingatkan bahwa mereka semua akan dibunuh. (Baca juga: Ribuan Tentara Bayaran Saudi Tewas di Yaman)

Saudi Larang Muslim Suriah, Yaman dan Qatar Berhaji

Ironisnya undangan Raja Salman kepada 1000 martir Mesir, tidak diikuti dengan memperhatikan hak-hak setiap muslim di dunia untuk bisa melakukan ibadah haji dengan kemudahan dan aman.

Sebelumnya , pemerintah Arab Saudi telah lima tahun berturut-turut melarang muslim Suriah menunaikan ibadah haji. Tidak hanya itu, mereka juga telah dua tahun berturut-turut melarang muslim Yaman dan mencegah muslim Qatar dari melakukan manasik haji tahun ini.

Berdasarkan laporan Sputnik, Komite Haji Suriah mengumumkan bahwa Arab Saudi telah lima tahun secara berturut-turut melarang para jamaah asal Suriah dari menunaikan rukun Islam yang kelima. (Baca juga: Arab Saudi Larang Warga Suriah Berhaji Sejak 2011)

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Komite Haji Suriah, mengatakan “Pemerintah Saudi memiliki kewajiban tanpa memandang etnis, suku dan hubungan apapun, untuk menyambut para peziarah dari berbagai negara, bahkan menyediakan pelayanan dan perjalanan yang aman selama berada di tanah suci”.

“Arab Saudi berkali-kali telah menolak penandatanganan perjanjian formal dengan Kementerian Wakaf Suriah. Perilaku ini jelas-jelas telah melanggar hukum internasional tentang jaminan hak-hak beribadah,” tambah pernyataan itu.

Mekah dan Madinah adalah dua kota suci yang merupakan milik dunia Islam, milik semua umat Islam di dunia, meskipun secara teritorial berada dalam wilayah kerajaan Arab Saudi. Namun sangat disayangkan, Arab Saudi menganggap Haramain tersebut adalah milik mereka, dan secara sepihak menguasai penuh penggunaan dan pengelolaannya dengan hanya bercirikan satu mazhab tertentu, dengan mengabaikan realitas dunia Islam terdiri dari beragam mazhab.

Bukan hanya memaksakan satu paham tertentu, peziarah di Mekah dan Madinah pun tidak mendapat jaminan keamanan, termasuk dalam beberapa kasus kriminal yang terjadi belakangan ini, yang dilakukan justru oleh petugas keamanan Arab Saudi sendiri. Ketidakamanan ini menunjukkan, Arab Saudi tidak memiliki kelayakan untuk mengelola Haramain.

Jika otoritas Arab Saudi tidak mampu memberikan kenyamanan kepada para jamaah umrah dan haji baik dari sisi pelaksanaan ibadah berdasarkan aturan mazhab yang mereka yakini maupun keamanan peziarah secara umum, maka sudah semestinya Arab Saudi membentuk suatu lembaga khusus yang mengelola Haramain yang beranggotakan ulama-ulama yang merupakan delegasi dari negara-negara muslim dan mewakili mazhab-mazhab yang ada. Sehingga dengan adanya kerjasama ini diharap pengelolaan Haramain bisa jadi lebih baik dan memberi pelayanan yang lebih maksimal kepada para peziarah. (ARN)

About ArrahmahNews (10973 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: