Berita Terbaru

Kajari Dan Bupati Pamekasan Terjaring OTT KPK

Rabu, 2 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini dalam operasi senyap tersebut, lembaga antirasuah menangkap pejabat di Kejaksaan Negeri Pamekasan, Jawa Timur.

“Ya, benar ada kegiatan OTT tim di daerah Jawa Timur terkait dengan perkara hukum,” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Rabu (2/8).

Dalam operasi tersebut, turut diamankan Bupati Pamekasan Achmad Syafii. KPK lebih dulu menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra Prasetya.

“Ada penyelenggara negara dari pemerintah daerah setempat dalam OTT ini. Ada pejabat kejaksaan setempat, kami koordinasi dengan Kejagung (Kejaksaan Agung),” kata Febri.

Tim Satgas KPK berhasil mengamankan tujuh orang lebih. Namun dia belum mau merinci para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, selain menangkap Bupati dan Kajari Pamekasan, Tim Satgas KPK juga menciduk Kepala Inspektorat Pamekasan Sucipto Utomo, Kepala Seksi Intel Kejari Pamekasan Sugeng, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pamekasan Eka Hermawan, dua staf Kejari Pamekasan, serta dua staf Inspektorat dari Pemkab Pamekasan.

Kemudian Kepala Desa Dasuk, Kecamatan Pademawu Agus dan Kepala Desa Mapper, Kecamatan Proppo Muhammad Ridwan.

“Jadi ada lebih dari tujuh orang yang diamankan untuk tahap pertama ini. Kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum statusnya dilanjutkan,” tuturnya.

Febri mengatakan bahwa pihaknya belum bisa membeberkan OTT tersebut berkaitan dengan penanganan kasus apa di Kejari Pamekasan. Dia juga belum bisa memastikan uang yang turut diamankan dalam operasi kali ini.

“Info nanti kami sampaikan, yang pasti ada OTT diduga dengan proses hukum yang sedang berjalan di sana, dan kami juga tengah mengamati relasinya dengan dana desa,” kata dia.

Disinyalir OTT kali ini terkait penggelapan dan penggunaan dana Alokasi Dana Desa (ADD) Pamekasan tahun anggaran 2015-2016. KPK memiliki waktu 1×24 untuk melakukan pemeriksaan, sebelum menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan itu.

Sementara tu, Kejaksaan Agung mempersilakan KPK melanjutkan proses hukum. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Rum mengatakan, pihaknya tidak akan menghalangi upaya KPK dan memberikan akses seluasnya.

“Saya masih cek informasi tersebut. Namun, kalau hal itu benar tentu kami tidak menghalangi hal tersebut dan meberikan akses menindaklanjutinya,” kata Rum saat dikonfirmasi.

Dia menambahkan, OTT yang dilakukan KPK tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki kinerja kejaksaan ke depan.

“Itu adalah bagian penertiban yang terus di lakukan kejaksaan ke depan,” tuturnya.(ARN)

Sumber: cnnindonesia

About ArrahmahNews (10900 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: