NewsTicker

Pengacara Sebut Oposisi Venezuela Ditahan di Penjara Militer

Rabu, 02 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, CARACAS – Pengacara Gustavo Velasquez mengatakan kepada Sputnik pada hari Selasa (01/08) bahwa Leopoldo Lopez, salah satu pemimpin gerakan oposisi Venezuela, ditahan di penjara militer Ramo Verde.

“Leopoldo [Lopez] ada di Ramo Verde [penjara militer], penahanan rumah diangkat tanpa memberikan surat perintah penangkapan, pengacaranya tidak diberitahu,” kata Velasquez. (Baca juga: Rusia Sesalkan Tindakan Oposisi Venezuela Picu Bentrokan dalam Pemilu)

Sebelumnya pada hari itu, pihak berwenang Venezuela menahan Lopez dan Antonio Ledezma, dua tokoh oposisi, di tengah demonstrasi massa anti-pemerintah, membawa mereka keluar dari rumah mereka dan tidak memberikan informasi mengenai di mana mereka akan ditahan.

Leopoldo Lopez, oposisi dari Partai Kehendak Populer itu sebelumnya pernah ditahan oleh aparat keamanan pada Februari 2014 karena dituding mengobarkan kekerasan selama unjuk rasa anti-pemerintah. (Baca juga: Militer Venezuela Tegaskan Kesetiaan pada Presiden Maduro)

Akibat demonstrasi tersebut setidaknya tiga orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka,. Selanjutnya, dia ditangkap dan harus meringkuk dalam tahanan militer selama 3,5 tahun sebelum divonis hukuman penjara 14 tahun oleh pengadilan.

Pada Sabtu, 8 Juli 2017, pemerintahan Maduro memindahkan Lopez ke dalam tahanan rumah setelah mendekam dalam penjara militer selama tiga tahun.

Pada hari Minggu, Venezuela mengadakan pemilihan Majelis Konstituante, yang akan melaksanakan dengan penulisan ulang konstitusi. Pihak oposisi tidak mengakui hasil pemungutan suara tersebut, dengan mengatakan bahwa keputusan untuk mengadakan majelis harus dilakukan melalui referendum. Serangkaian demonstrasi sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari 120 orang. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: