Berita Terbaru

Menteri Jonan Kejar Arahan Presiden Jokowi ‘Melistriki’

Minggu, 6 Agustus 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjelaskan, dalam jangka waktu dua tahun ke depan, pemerintah bertekad untuk dapat menerangi seluruh desa-desa tersebut dengan mengoptimalkan potensi sumber energi setempat, misalnya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sesuai dengan arahan melistriki dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Wilayah-wilayah yang belum terlistriki umumnya berada Pulau-pulau 3T dan saat ini diperkirakan masih ada 11.000 desa yang memiliki fasilitas listrik sekedarnya saja.

“Melistriki desa-desa yang belum berlistrik memerlukan empati besar, untuk berbagi rasa dengan semua anak bangsa itu,” ujar Jonan.

Ia mengatakan desa-desa yang tidak berlistrik dan berlistrik sekedarnya saja itulah yang akan “dikejar” pemerintah agar dapat teraliri listrik agar tidak terjadi ketimpangan yang mengakibatkan timbulnya kecemburuan sosial. (Baca juga: Inovasi Teknologi Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi)

Jonan menargetkan sebanyak 255.250 panel surya terpasang di daerah pulau-pulau 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) pada tahun 2018.

“Masih ada sebanyak 2.519 desa di Indonesia setelah 72 tahun merdeka tidak ada listriknya. Target Pemerintah 2017 itu akan dipasang solar panel di seluruh rumah-rumah di desa itu kurang dari 100 ribu rumah dipasang dan tahun 2018 ada 255.250 rumah akan dipasang solar panel,” kata Menteri ESDM, Igansius Jonan melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad (6/8).

“Tahun 70-an Pak Harto meresmikan jalan tol Jagorawi, itu orang yang tinggal di Papua, yang tinggal di Pulau Seram, di Maluku, di Miangas di Pulau Rote enggak tau ada jalan tol Jagorawi di Jakarta, sekarang di Jakarta ada apapun juga itu dipotret pake handphone dikirim pake WA selesai. Karena teknologi informasinya kini luar biasa, ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial yang luar biasa,” kata Jonan.

“Maka dari itu, program kelistrikan nasional ini mati-matian harus dilakukan oleh pemerintah, paling kurang itu bisa menikmati listrik dengan yang dibutuhkan. Karena listrik ini adalah peradaban, kalau tidak ada listrik itu peradabannya pasti pelan ,” kata Jonan. (ARN)

Sumber: antara

About ArrahmahNews (11752 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: