Berita Terbaru

7 Bulan Terakhir, Menteri Susi Tangkap 29 Kapal Ikan di Natuna

Senin, 07 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, NATUNA – Penangkapan kapal ikan milik asing oleh Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di wilayah perairan Natuna sepanjang paruh pertama tahun 2017 menjadi salah satu acuan atas potensi laut Indonesia yang sangat besar.

Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Selamet mengatakan, ada 29 kapal asing yang sudah ditangkap sepanjang tahun ini. Enam di antaranya merupakan kapal yang sebelumnya telah ditangkap di tahun 2016 dan masih dalam proses hukum. (Baca juga: Menteri Susi Tanggapi Sandiaga Uno Soal Impor Garam)

“Di sini ada sekitar 29 kapal yang sudah tertangkap. Semua masih dalam proses hukum atau sidang. Terbaru, ada 3 kapal yang sedang dalam penyidikan,” kata Selamet saat ditemui di Natuna, Minggu (7/8/2017).

Kapal-kapal asing pencuri ikan tersebut memiliki ukuran yang bervariasi antara 70 GT hingga 230 GT, dan berasal dari negara Vietnam serta Thailand. Selamet berujar, kapal-kapal tersebut datang ke wilayah perairan Natuna Utara dengan modus mengganti bendera kapalnya. Kapal Thailand misalnya, menggunakan bendera Vietnam, dan Kapal Vietnam menggunakan bendera Malaysia.

“Jadi ada modus baru, kapalnya kapal Vietnam, tapi benderanya Malaysia. Kapal Thailand, benderanya Vietnam. Dan ABK-nya semua vietnam walaupun benderanya Malaysia. Jadi mereka operasinya di daerah sekitar perbatasan Indonesia-Malaysia. Begitu ada patroli, mereka lari ke grey area,” tutur dia. (Baca juga: Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti Telah Tenggelamkan Ratusan Kapal Pencuri Ikan)

Adapun jumlah kapal yang berhasil ditangkap sepanjang 7 bulan pertama ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2016, ada 35 kapal yang berhasil ditangkap dan ditenggelamkan oleh KKP. Namun baru masuk ke pertengahan kedua tahun ini, sudah ada 29 kapal yang ditangkap.

“Alasannya karena ikan di wilayah kita masih banyak dan bagus-bagus. Tapi kami juga enggak mau kecolongan terus. Walaupun benderanya Malaysia, tapi akan kami kejar terus. Karena pasti itu kapalnya Vietnam,” pungkas Selamet. (Baca juga: Bu Susi: Pertama Kali Neraca Perikanan Indonesia Nomer 1 Se ASEAN)

Kapal-kapal ini sendiri nantinya akan segera ditenggelamkan menunggu jadwal yang akan ditentukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Tentunya setelah dinyatakan inkrah atau memiliki kekuatan hukum yang tetap pasca melewati persidangan. Cara penenggelaman kapal menjadi yang paling efektif untuk memberi efek jera dan mengusir para pencuri ikan dari laut Indonesia. (ARN)

Sumber: Detik

About ArrahmahNews (11385 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: