Berita Terbaru

Saudi Tak Lagi Yakin Bisa Gulingkan Bashar al-Assad

Senin, 07 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir telah mengatakan kepada oposisi Suriah dukungan Saudi bahwa Presiden Bashar al-Assad akan tetap bertahan dalam kekuasaannya. Pernyataan al-Jubeir ini dilaporkan media Rusia pada hari Minggu (06/08).

Menurut situs Rusia Today (RT) Arabic, sumber yang berasal dari Komite Tinggi Negoisasi Oposisi Suriah (HNC), mengutip pernyataan al-Jubeir tersebut dalam sebuah pertemuan dengan dewan pada 3 Agustus bahwa Bashar al-Assad akan tetap berkuasa. (Baca juga: Abdel Bari Atwan: Bashar Assad Pecundangi Saudi dan Barat di Aleppo)

Sementara itu, situs berita lain, el-Jisser, yang berafiliasi dengan oposisi, melaporkan hal senada dengan menyebut bahwa delegasi tinggi oposisi Suriah yang sedang bernegosiasi dengan pemerintah dalam perundingan damai telah mengutip Jubeir yang mengatakan bahwa Assad sangat tidak mungkin mundur dari kondisi saat ini.

Jubeir mengatakan kepada perwakilan HNC bahwa tidak mungkin menggulingkan Assad dari kekuasaan pada hari-hari pertama tahap transisi.

Ucapan tersebut muncul setelah Duta Besar Rusia di Jenewa, Alexei Borodavkin, mengatakan bulan lalu bahwa perundingan yang dipimpin oleh PBB memiliki peluang untuk maju karena tuntutan penggulingan Presiden Assad telah surut. (Baca juga: Arab Saudi Berusaha Suap Rusia Agar Tinggalkan Assad)

Borodavkin mengatakan bahwa putaran ketujuh perundingan, yang berakhir pada hari Jumat, telah menghasilkan hasil positif, terutama “koreksi” dalam pendekatan delegasi oposisi utama, Komite Negosiasi Tinggi yang didukung oleh Saudi.

“Inti dari koreksi ini adalah bahwa selama putaran ini oposisi tidak pernah menuntut pengunduran diri segera Presiden Bashar Assad dan pemerintah Suriah yang sah.”

HNC dan pendukungnya di ibukota-ibukota Teluk Barat dan (Persia) telah menyadari bahwa perdamaian lebih penting untuk didahulukan, dan kemudian reformasi politik dapat dinegosiasikan, katanya. (Baca juga: Rizal Assad: Saudi Bentuk Aliansi “Pro” Terorisme dan Ekstrimisme)

“Assad harus pergi” sudah menjadi mantra lama HNC dan pendukung internasionalnya, sebuah seruan yang ditolak oleh Rusia, yang telah secara luas dianggap menjaga keseimbangan kekuasaan di Suriah karena keterlibatan militer dan aliansi dengan Assad.

Selama setahun terakhir, oposisi menderita kekalahan militer di tangan pasukan yang setia kepada Assad, dan baik Presiden AS Donald Trump maupun Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak ada yang menyerukan agar Assad Mundur. (ARN)

About ArrahmahNews (10973 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: