News Ticker

Venezuela Gagalkan Pemberontakan di Pangkalan Militer Valencia

Senin, 07 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, CARACAS – Pihak berwenang di Partai Sosialis Venezuela yang berkuasa telah mengumumkan bahwa tindakan militer anti-pemerintah telah digagalkan di dekat pusat kota Valencia.

Diosdado Cabello, seorang pejabat senior partai berkuasa Presiden Nicolas Maduro, mengatakan pada hari Minggu (06/08) bahwa pemberontakan yang dilaporkan terjadi di sebuah pangkalan militer di kota Naguanagua telah digagalkan pada dini hari itu dan bahwa situasi di pangkalan sekarang terkendali. (Baca juga: Rusia Sesalkan Tindakan Oposisi Venezuela Picu Bentrokan dalam Pemilu)

Pernyataan Cabello muncul beberapa jam setelah perilisan sebuah video yang menunjukkan sekelompok pria berseragam militer menyerukan pemberontakan luas melawan Maduro. Tentara tersebut mengatakan bahwa tindakan tersebut hanyalah sebuah pemberontakan melawan langkah Maduro yang membubarkan institusi demokrasi di Venezuela.

“Ini bukan kudeta,” kata seorang pria di video yang memperkenalkan dirinya sebagai Juan Carlos Caguaripano, mantan kapten Garda Nasional, menambahkan, “Ini adalah tindakan sipil dan militer untuk menegakkan kembali tatanan konstitusional. Tapi lebih dari itu, menyelamatkan negara dari kehancuran total. ” (Baca juga: Majelis Konstituante Baru Venezuela Pecat Jaksa Agung Negara)

Caguaripano, terlihat diapit oleh sekitar belasan orang dengan seragam militer, juga menyerukan pembentukan pemerintahan transisi di Venezuela.

Saksi di Naguanagua juga melaporkan mendengar suara tembakan sebelum fajar menyingsing. Pejabat di Kementerian Pertahanan Venezuela menolak untuk mengomentari insiden tersebut, yang terjadi dua hari setelah pembentukan majelis konstitusional yang kontroversial di Venezuela. (ARN)

About ArrahmahNews (13052 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: