Asia

Taliban Sangkal Kelompoknya Bekerjasama dengan Daesh

Selasa, 08 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, KABUL – Kelompok teroris Taliban menolak laporan yang mengatakan bahwa mereka menggunakan pejuang asing dan bekerja sama dengan militan Daesh Takfiri dalam serangan di sebuah desa terpencil di Afganistan utara akhir pekan ini dimana pejabat mengatakan puluhan polisi setempat dan warga sipil terbunuh. (Baca juga: Serangan Brutal Taliban Afganistan Bakar Masjid dan Puluhan Rumah Warga)

Taliban mengatakan bahwa klaim tersebut dimaksudkan untuk mendiskreditkan kelompoknya. Gerakan tersebut melihat Daesh, yang berjuang untuk menciptakan kekhalifahan global, sebagai kekuatan yang bermusuhan.

Namun, pejabat pemerintah Afganistan mengutip penduduk desa yang mengatakan bahwa sebanyak 600 pejuang, yang tampaknya termasuk militan Taliban dan Daesh, telah menguasai desa Mirza Olang di provinsi utara Sar-e Pul pada hari Sabtu. (Baca juga: Puluhan Ribu Warga Kabul Protes Penyembelihan Oleh Taliban)

Mereka mengatakan bahwa banyak pejuang yang terlihat sebagai orang asing, yang berbicara dalam bahasa Turkmen, Uzbek dan Punjabi, sebuah bahasa yang digunakan di wilayah Punjab di Pakistan.

Laporan tersebut tampaknya membenarkan rumor yang beredar  bahwa Taliban telah menggunakan pejuang asing, namun di wilayah yang memiliki banyak perbedaan etnis dan perbatasan nasional, menjadikan gambaran ini benar-benar sulit. (Baca juga: Qatar Jadi Tuan Rumah Militan Taliban Berdasarkan Permintaan AS)

“Pemerintah Afganistan dan tuan-tuannya di luar negeri membuat klaim palsu bahwa kami bekerja dengan Daesh hanya untuk mendiskreditkan kami di masyarakat setempat,” kata seorang komandan Taliban. Bagaimanapun, insiden di daerah Mirza Olang menunjukkan meningkatnya keresahan di Afganistan dimana banyak daerah terpencil benar-benar berada  di luar kendali pemerintah. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: