Berita Terbaru

Utusan PBB untuk Yaman Tiba di Ibukota Iran untuk Membahas Konflik Yaman

Sabtu, 12 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, TEHERAN – Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed tiba di ibukota Iran, Teheran, untuk membahas konflik Yaman dengan pejabat Iran, termasuk Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. (Baca juga: Pemimpin Revolusi Iran Ajak Muslim Dunia Dukung Yaman)

Cheikh Ahmed tiba di Teheran pada hari Sabtu dan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran dan pejabat lainnya, termasuk wakil Zarif untuk urusan Arab dan Afrika, Hossein Jaberi Ansari, pada hari itu, menurut ISNA. Ini kunjungan kedua Cheikh Ahmed ke Iran.

Yaman telah menghadapi perang mematikan yang dilancarkan oleh koalisi yang dipimpin Saudi sejak Maret 2015. Memimpin sejumlah negara bawahannya, Arab Saudi melancarkan agresi militer di Yaman untuk menghapus gerakan Houthi Ansarullah dan menginstal ulang kekuasaan mantan presiden Abd Robbuh Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Arab Saudi telah gagal mencapai salah satu tujuannya, dan berubah menjadi konflik yang berkepanjangan dan menyebabkan krisis kemanusiaan di Yaman.

Perundingan yang diperantarai PBB antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman juga telah gagal mengakhiri konflik sejauh ini. Iran telah berulang kali menyerukan agar segera mengakhiri kampanye militer brutal tersebut. (Baca juga: Sekjen PBB Minta Bantuan Iran Atasi Krisis di Suriah dan Yaman)

Sementara, AS dan Inggris terus menyediakan sebagian besar senjata yang digunakan oleh pasukan pimpinan Saudi dalam melawan Yaman. AS juga memberikan bantuan lain, termasuk penyediaan intelijen, kepada pasukan agresor. Agresi tersebut juga diikuti oleh blokade laut dan udara yang dipimpin Saudi di Yaman.

Hal ini semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Yaman, hingga menyebabkan kelaparan, gizi buruk dan epidemi kolera di negara tersebut. Hampir 2.000 orang telah meninggal sejak wabah epidemi kolera pada bulan April, menurut angka terbaru yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Diperkirakan 70 persen dari 28 juta penduduk Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. (Baca juga: The Washington Post: “Tidak, Houthi Yaman Bukan Boneka Iran”)

Awal pekan ini, bank darah Yaman mengimbau masyarakat internasional untuk mendukung pusat tersebut karena kurangnya dana untuk menunjang kerja bank darah nasional Yaman. (ARN)

About ArrahmahNews (11745 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: