News Ticker

Dua Orang Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Tegal

Senin, 14 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA –  Tim Detasemem Khusus 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris. Keduanya ditangkap di dua tempat berbeda di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Minggu (13/8).

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, dua orang berinisial G (24) dan AG (24) itu ditangkap lantaran diduga terkait dengan penggalangan dana untuk mengirimkan orang ke daerah basis kelompok militan Maute di Marawi, Filipina.

“G dan AG ditangkap kemarin. Keduanya terkait pendanaan orang ke Marawi,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/8). (Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Di Serpong)

Menurut informasi yang dihimpun dari aparat kepolisian, dua orang itu ditangkap di dua lokasi berbeda. G ditangkap di rumah istrinya di Kota Tegal, sementara AG ditangkap di rumah orang tuanya di Desa Kudaile, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Sebelumnya, Densus 88 telah menangkap sebanyak empat orang terduga teroris di tiga provinsi berbeda. (Baca juga: Terduga Teroris Bom Kampung Melayu Ditangkap Densus 88 di Sumedang)

Penangkapan pertama dilakukan terhadap dua orang pria berinisial berinisial S (38) dan R (39) di Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muara, Jambi pada Kamis (10/8) sore.

Kemudian, Densus 88 menangkap seorang pria berinisial SPT (39) di Cluster Melia Grove, komplek perumahan premium Graha Raya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten pada Jumat (11/8) pagi.

Sehari berselang, Densus 88 menangkap pria berinisial DG alias Odong alias Zamzam (34) di Perumahan Panorama, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (12/8) pagi. DG diduga terlibat jaringan Jamaah Ansor Daullah (JAD) dan ikut salah satu pengajian pada 19 Mei lalu. Pengajian itu diikutinya sebelum kejadian bom Kampung Melayu pada akhir Mei 2017. (ARN)

Sumber: cnnindonesia

About ArrahmahNews (12487 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: