News Ticker

Pangeran UEA Terluka dalam Kecelakaan Helikopter di Selatan Yaman

Senin, 14 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, ABU DHABI – Pangeran Uni Emirat Arab, Zayed bin Hamdan bin Zayed, termasuk di antara empat personil militer UEA yang terluka di Yaman selatan menyusul sebuah kecelakaan helikopter di provinsi Shabwah hari Sabtu kemarin.

Menurut kantor berita Gulf News pada hari Minggu (13/08), Pangeran Emirat itu sedang melakukan misi udara bersama timnya, di hari Sabtu, saat helikopter Apache-nya mengalami masalah teknis dan kemudian membuat kendaraan udara itu mengalami kecelakaan. (Baca juga: Helikopter Black Hawk UEA Hancur dalam Kecelakaan saat Misi Serang Yaman)

“Doa kami pagi ini adalah untuk melindungi dan menyembuhkan Shaikh Zayed Bin Hamdan Bin Zayed dan rekan-rekannya, anak bangsa ini, sekarang dan masa depan,” ujar Dr. Anwar Bin Mohammad Gargash, Menteri Luar Negeri UEA dalam postingan twitternya pada hari Minggu.

Pangeran tersebut saat ini sedang menjalani perawatan medis di Jerman untuk mempercepat pemulihannya.

Postingan Menlu UEA ini menjadi konfirmasi secara tidak langsung terhadap laporan kantor berita Yaman, SABA, sebelumnya, yang menyatakan bahwa sebuah Helikopter Black Hawk, milik Uni Emirat Arab (UEA), mengalami kecelakaan dan jatuh di Yaman selatan, menewaskan dua awak kapal yaitu pilot dan co-pilotnya serta melukai empat penumpang lainnya. (Baca juga: AS dan UEA Rampok Minyak dan Gas Yaman di Shabwah)

Postingan itu juga sekaligus membantah pernyataan Kolonel Turki al-Maliki, seorang juru bicara koalisi militer pimpinan-Saudi yang mengatakan bahwa tidak seorang pun mengalami luka fatal dalam kecelakaan tersebut saat pilot melakukan pendaratan darurat karena “Cacat teknis saat kembali dari operasi di Yaman.” (ARN)

About ArrahmahNews (12559 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: