News Ticker

Publik Kritik Keras Wacana Apartemen Khusus Anggota DPR

  • Bukalapak Hapus Donasi ACT
  • Makar
  • foto 22 Mei
  • KH Marzuky Mustamar
  • Buzzer, pegiat medsos, tempo
  • Screenshot Kades Tuban Hina NU dan Banser
  • Ilustrasi @Hoaks
  • Ciri-ciri Khawarij dan Teroris
  • Habib Umar bin Hafidz

Selasa, 15 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Berbagai kalangan memberikan kritik keras terkait wacana pembangunan apartemen khusus bagi anggota DPR di dalam kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai tidak ada korelasi antara kedekatan tempat tinggal dengan kinerja anggota dewan. (Baca juga: Pengajuan Anggaran DPR Rp 7,2 Triliun, Untuk Apa Saja?)

“Saya tidak bisa melihat korelasi di antara keduanya. Kalau perumahan anggota DPR terlalu jauh, lalu dibangun apartemen (di kompleks parlemen), apakah itu akan menjamin bahwa rapat-rapat di DPR kemudian akan penuh?” kata Ray.

Kata Ray, kepercayaan publik yang rendah terhadap DPR kini justru dijawab dengan permohonan penambahan anggaran untuk kepentingan mereka. “Semua kelemahan mereka, baik dalam konteks kinerja dan moral, dikaitkan dengan fasilitas yang tidak tersedia,” ujar Ray.

Ray mengatakan, keluhan anggota dewan antara lain rumah yang terlalu jauh sehingga harus dibangun apartemen, serta gedung DPR yang terlalu sempit menyebabkan staf ahli tidak bisa bekerja secara optimal. (Baca juga: HEBOH! Nazaruddin Siap Bantu KPK Seret Wakil Ketua DPR dari Partai PKS ‘Fahri Hamzah’ ke Penjara)

Ray menambahkan, ‘tren’ ketidakhadiran anggota DPR pada hari kerja maupun rapat paripurna perlu ditelusuri lebih jauh alasannya. apakah karena sakit, terjebak macet karena rumah yang terlalu jauh, atau memang secara sadar enggan menghadiri rapat-rapat di DPR. “Mereka naik kereta sajalah. Naik satu gerbong khusus untuk anggota DPR,” ujarnya berseloroh.

Pada kesempatan yang sama, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus berpendapat bahwa rencana pembangunan apartemen di kompleks parlemen justru memperlihatkan DPR semakin manja.

“Mereka mengeluhkan macet yang bikin mereka terlambat dan tidak hadir saat rapat. Padahal, kita tahu Jakarta tidak akan bisa lepas dari kemacetan,” ujar Lucius.

Lucius menyebut, seharusnya anggota DPR mampu mengelola waktu dengan baik, sebab semua warga Ibukota tentu tahu kondisi jalanan Jakarta dan akan berangkat kerja lebih pagi.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung penuh rencana pembangunan apartemen khusus bagi anggota DPR di dalam komplek parlemen, Jakarta. Lucius menilai, apartemen itu akan memperpendek jarak tempuh anggota DPR, sekaligus menghemat anggaran.(ARN)

Sumber: cnnindonesia

Iklan
  • Bendera HTI dan ISIS
  • Perang Suriah dan Bashar Assad
  • Tol Sragen-Ngawi
  • Gus Nadir, Twitter, Said Didu
  • Mardani Ali Sera dan Ismail Yusanto HTI
  • Sidang MK
  • Soal People Power, Mantan Ketua MK 'Semprot' Amien Rais: Itu Tak Bijak

1 Comment on Publik Kritik Keras Wacana Apartemen Khusus Anggota DPR

  1. Bubarin az d*p*r.pnyaktnya udah akut..aplgi udah diisi orng2 ky FH..lma2 bs ancur ni negara…

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: