News Ticker

Saleh: Yaman Akan Hujani Bandara Dubai, Jeddah dan Riyadh Dengan Rudal

Selasa, 15 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Abdel Bari Atwan, pemimpin redaksi surat kabar Rai al-Youm, memperingatkan pejabat di Riyadh untuk menanggapi secara serius peringatan pejabat militer Yaman mengenai serangan balasan jika koalisi pimpinan-Saudi terus melakukan pemboman di bandara Sana’a.

“Ancaman semacam itu harus dilakukan dengan serius karena koalisi al-Houthi dan kongres tidak ada ruginya, namun rudal yang ditembakkan dari pesawat Saudi dan UEA akan memiliki konsekuensi berbahaya bagi negara-negara ini,” tulis Atwan pada hari Senin. (Baca juga: Rudal Yaman Hujani Pangkalan Militer Saudi)

“Bayangkan konsekuensinya jika salah satu rudal ini menyerang bandara Dubai, Jeddah atau Riyadh bahkan jika dilacak dan dicegat, khususnya akan meningkatkan keresahan di antara Sheikhdom yang telah menimbulkan banyak kerusakan material dan non-material dan bahaya pada mereka,” dia berkata.

“Oleh karena itu, pandangan koalisi Arab dan kebijakan yang salah mengenai perang Yaman harus ditinjau secara serius sebelum kesempatan hilang dan kerusakan meningkat,” tambahnya.

Komentarnya menyinggung peringatan Jenderal Mohammad Abdollah Saleh, salah satu komandan senior Yaman, bahwa jika bandara Sana’a tetap tertutup dari mendapatkan bantuan kemanusiaan, bandara Saudi dan UEA akan diserang.

Ucapannya muncul setelah Utusan Khusus PBB untuk Yaman Ismail Walad Sheikh Ahmed memperingatkan bahwa orang-orang Yaman sekarang terancam dengan bahaya kelaparan akibat perang yang dipimpin oleh Saudi terhadap negara miskin tersebut. (Baca juga: Analis Rusia: Tuduhan Houthi Serang Mekkah “Aneh”)

“Hari ini, ada ketakutan akan kelaparan dan kelaparan terhadap 7 juta orang Yaman dan mereka membutuhkan bantuan kemanusiaan yang cepat,” Sheikh Ahmed mengatakan kepada wartawan di Teheran pada hari Sabtu setelah bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hossein Jaberi Ansari.

Menekankan kebutuhan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke seluruh wilayah Yaman, dia mengeluh bahwa PBB menghadapi kesulitan dalam mengirim bantuan ke daerah tertentu, termasuk provinsi Ta’iz.

“Saya menggunakan kesempatan ini untuk meminta pembukaan kembali bandara Sana’a, khusus untuk urusan kemanusiaan,” kata Sheikh Ahmed. Dia juga menghargai dukungan Iran untuk pembentukan perdamaian dan stabilitas di Yaman, dan menekankan bahwa krisis di negara Arab tidak memiliki solusi militer. (Baca juga: Rudal Borkan-1 Hantam Bandara King Abdul Aziz, Bukan Kota Mekkah)

Yaman telah menghadapi perang oleh koalisi yang dipimpin Saudi sejak Maret 2015. Arab Saudi memimpin sejumlah negara bawahannya, dalam melancarkan agresi militer ke Yaman untuk menginstal ulang kekuasaan mantan presiden Yaman yang setia pada Riyadh. Perang, bagaimanapun, telah gagal mencapai salah satu tujuan, dan berubah menjadi konflik yang berkepanjangan dan menyebabkan krisis kemanusiaan di Yaman.

Pertarungan yang diperantarai PBB antara pihak-pihak yang bertikai di Yaman juga telah gagal mengakhiri konflik sejauh ini.

Iran telah berulang kali menyerukan agar segera mengakhiri kampanye militer brutal tersebut. Perang sejauh ini telah membunuh lebih dari 14.300 orang Yaman. (Baca juga: Analis: Saudi dan Negara-negara Koalisi Cemas atas Kemajuan Unit Rudal Yaman)

AS dan Inggris telah menyediakan sebagian besar senjata yang digunakan oleh pasukan pimpinan Saudi melawan Yaman. AS juga memberikan bantuan lain, termasuk penyediaan intelijen, kepada pasukan koalisi. (ARN)

About ArrahmahNews (12566 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Saleh: Yaman Akan Hujani Bandara Dubai, Jeddah dan Riyadh Dengan Rudal

  1. anti-semitisme // Agu 17, 2017 at 10:48 pm // Balas

    Nitip 1 target bang !
    Buat setannyahu.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: