Berita Terbaru

Gara-gara Rasisme, Trump Kembali Ditinggalkan 2 CEO Dewan Penasihat Bisnisnya

Rabu, 16 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Dua eksekutif senior dari panel penasihat bisnis Presiden Donald Trump kembali mengundurkan diri, pasca Trump tidak segera mengecam supremasi kulit putih setelah sebuah demonstrasi kekerasan di Charlottesville, Virginia. (Baca juga: Gedung Putih Bela Trump dari Tuduhan Rasisme)

Pertama, Dengan teguran kuat kepada Trump, CEO yang merupakan pemimpin salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia dan kemudian menjadi CEO sebuah perusahaan peralatan atletik dan akhirnya chief executive raksasa teknologi senilai 170 miliar dolar, mengundurkan diri dari sebuah panel bisnis yang dipimpin oleh sang presiden.

“Pemimpin Amerika harus menghormati nilai-nilai fundamental kita dengan secara jelas menolak ungkapan kebencian, kefanatikan dan supremasi kelompok, yang berlawanan dengan cita-cita Amerika bahwa semua orang diciptakan sama,” tweet CEO Merck & Co Inc, Kenneth Frazier, pada hari Senin lalu. (Baca juga: Dianggap Tunduk pada Tekanan, Trump Kembali Serang Media)

Sebagai tanggapan kepada CEO nya itu, Trump dengan cepat men-tweet bahwa setidaknya Frazier sekarang akan “memiliki lebih banyak waktu untuk menurunkan HARGA OBAT RIPOFF!”

Menurut Dewan Pimpinan Eksekutif, Frazier adalah eksekutif yang sangat dihormati dan satu dari hanya empat orang Afrika Amerika yang memimpin sebuah perusahaan Fortune 500.

Dalam beberapa jam, CEO Under Armour, Kevin Plank juga mengundurkan diri dari panel yang sama, mengatakan bahwa perusahaannya “terlibat dalam inovasi dan olahraga, bukan politik.”

Meskipun Plank tidak secara khusus menyebutkan Trump atau Charlottesville, dia mengatakan bahwa perusahaannya akan fokus untuk mempromosikan “kesatuan, keragaman dan inklusi” melalui olahraga.

CEO Intel, Brian Krzanich, bagaimanapun mendesak para pemimpin untuk mengutuk “supremasi kulit putih dan sejenisnya,” mengatakan banyak orang di Washington yang “tampaknya lebih peduli untuk menyerang orang yang tidak setuju dengan mereka”. (Baca juga: Trump Ingatkan Hubungan AS-Rusia Berada pada Titik Terendah dan Berbahaya)

Di bawah tekanan bipartisan yang berat, Trump akhirnya menyatakan bahwa “rasisme itu jahat” dan menyebut supremasi kulit putih dan Ku Klux Klan telah melakukan sebuah demonstrasi kekerasan di Charlottesville.

“Rasisme itu jahat dan mereka yang menyebabkan kekerasan atas namanya adalah penjahat dan penjahat, termasuk KKK, neo-Nazi, supremasi kulit putih dan kelompok pembenci lainnya yang menjijikkan terhadap semua hal yang kita sayangi sebagai orang Amerika,” kata Trump Senin dari Gedung Putih. .

Ketiga CEO tersebut bukan eksekutif pertama yang mengundurkan diri dari dewan penasehat yang melayani Trump.

Pada bulan Juni, CEO Tesla Elon Musk mengundurkan diri dari dewan manufaktur dan setelah AS menarik diri dari kesepakatan iklim Paris, Ketua dan CEO Walt Disney Co. Bob Iger mengundurkan diri karena alasan yang sama dari Forum Kebijakan dan Kebijakan presiden. (ARN)

About ArrahmahNews (11359 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Gara-gara Rasisme, Trump Kembali Ditinggalkan 2 CEO Dewan Penasihat Bisnisnya

  1. anti-semitisme // Agu 17, 2017 pukul 10:46 pm // Balas

    Satu satunya manusia yang suka berbalas pantun, tapi ciut nyali.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: