News Ticker

Cari Alasan Untuk Menyerang! Netanyahu Sebut Iran Bangun Pabrik Rudal di Suriah

Kamis, 17 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, TEL AVIV – Media Israel melaporkan bahwa Iran sedang membangun sebuah pabrik di barat laut Suriah untuk memproduksi rudal jarak jauh. Laporan tersebut menampilkan gambar satelit yang menunjukkan sebuah situs yang sedang dibangun di barat laut Suriah dekat kota pesisir Mediterania, Baniyas, yang konon dapat digunakan untuk memproduksi dan menyimpan senjata. (Baca juga: KAMI DATANG! Bendera Iran Berkibar di Perbatasan Israel)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memperingatkan baru-baru ini bahwa Iran menambah kehadirannya di Suriah, karena perang enam tahun di Suriah telah berbalik lebih baik ke sekutu Teheran, Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Kebijakan kami jelas: Kami dengan gigih menentang penumpukan militer oleh Iran dan sekutunya, terutama Hizbullah, di Suriah dan kami akan melakukan apapun untuk melindungi keamanan Israel,” kata Netanyahu dalam sebuah pidato pekan lalu.

Iran, yang belum secara resmi berkomentar mengenai laporan Israel, adalah musuh yang diakui Israel dan selama bertahun-tahun telah menyediakan Assad dengan penasihat militer dan pejuang untuk melakukan perang melawan teroris dukungan AS dan sekutu regionalnya. (Baca juga: Presiden Iran: Zionis Israel Biang Kerok Krisis di Timur Tengah)

Sebuah laporan berita televisi Channel 2 Israel menunjukkan bahwa gambar tersebut diambil oleh sebuah satelit Israel yang menunjukkan lokasi konstruksi pabrik senjata dan indikasi bahwa bahan peledak akan disimpan di sana.

Laporan tersebut membandingkan gambar bangunan yang dikatakannya berupa pabrik roket di dekat Teheran dengan bangunan yang berada di wilayah Suriah, dan mengatakan ada kemiripan yang kuat di antara keduanya.

Times of Israel melaporkan bahwa pabrik rudal tersebut sedang dibangun di benteng dukungan untuk pemerintah Assad yang diperangi dan dapat digunakan untuk produksi dan penyimpanan bawah tanah rudal Scud yang mampu menyerang Israel.

Dikatakan bahwa kotoran bisa terlihat di sekitar bangunan pabrik di foto satelit untuk melindungi mereka dari serangan. Ditambahkan bahwa situs yang sama dapat dilihat oleh siapa saja di Google maps. (Baca juga: Tillerson: Kunjungan Trump ke Saudi Untuk Satukan Arab dan Israel Melawan Iran)

Times mengatakan Iran juga membantu Hizbullah membangun pabrik-pabrik di bawah tanah di Lebanon untuk membuat rudal jarak jauh Fate-110 yang bisa menjangkau sebagian besar wilayah Israel.

Menteri Pertahanan Israel Avidgor Liberman bulan lalu secara terbuka memperingatkan Hizbullah dan Iran untuk tidak membangun pabrik senjata tersebut.

“Kami sepenuhnya menyadari” pabrik roket, Liberman mengatakan kepada koresponden militer pada sebuah briefing di Tel Aviv. “Kami tahu apa yang perlu dilakukan …. Kami tidak akan mengabaikan pendirian pabrik senjata Iran di Lebanon.”

Alarm yang diajukan oleh Israel tentang Iran membangun kehadiran militer jangka panjang di Suriah dan Lebanon, yang telah diindahkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan pada tahun ini bahwa pihaknya tidak akan menerima penyelesaian damai di Suriah yang memungkinkan Iran mempertahankan kehadiran militer di negara ini.

Laporan berita AS mengatakan bahwa pejabat intelijen Israel akan membahas situasi di Suriah dan Lebanon dengan mitra AS dalam sebuah kunjungan ke Washington minggu ini. (ARN)

Sumber: RFE/RL

About ArrahmahNews (12566 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: