News Ticker

Studi: Koalisi Saudi Bertanggung Jawab Atas Wabah Kolera di Yaman

Minggu, 20 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LONDON – Koalisi pimpinan Saudi bertanggung jawab atas wabah kolera yang mematikan di Yaman. Sebuah studi baru mengatakan bahwa kerajaan telah menyebabkan kekurangan pasokan kemanusiaan di negara tetangganya itu akibat penerapan blokade ke daerah-daerah yang terkena dampak epidemi tersebut. (Baca juga: Pejabat Yaman: Saudi Terlibat Penyebaran Wabah Kolera)

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Queen Mary University di London pada hari Jumat, 78 persen kasus kolera dan 81 persen kematian akibat penyakit ini terjadi di daerah-daerah yang terputusdari pasokan akibat serangan dan blokade koalisi yang dipimpin oleh Saudi.

“Serangan udara yang dipimpin Saudi telah menghancurkan infrastruktur vital, termasuk rumah sakit dan sistem air publik, menyerang daerah-daerah sipil, dan membuat orang-orang terpaksa mengungsi ke tempat tinggal dengan kondisi yang padat dan tidak sehat,” tulis Jonathan Kennedy, Andrew Harmer dan David McCoy, para peneliti dalam penelitian tersebut.

Kementerian Luar Negeri Saudi tidak segera menanggapi hasi penelitian terbaru itu. Disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Vibrio cholerae, kolera pertama kali menjadi wabah di Yaman Oktober lalu dan menyebar hingga Desember saat kemudian wabah itu mulai menyusut, namun wabah ini membengkak lagi pada akhir April. (Baca juga: Jet Tempur Saudi Serang Pusat Pengobatan Pasien Kolera di Yaman)

WHO mengatakan sekitar 30.000 pekerja kesehatan belum mendapat gaji selama tahun lalu dan obat-obatan juga mengalami kekurangan.

Sejak Maret 2015, Yaman telah mengalami serangan udara besar-besaran oleh Arab Saudi dan beberapa sekutunya sebagai bagian dari kampanye brutal melawan negara Semenanjung Arab itu dalam upaya untuk menghancurkan gerakan rakyat Houthi Ansarullah dan menempatkan kembali presiden yang mengundurkan diri, Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh di kursi kekuasaan. Koalisi yang dipimpin Saudi mencakup sekutu Riyadh seperti Mesir, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait dan Yordania. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: