News Ticker

Qatar: Dubai TV Tayangkan Berita Palsu soal Demo di Doha

Rabu, 23 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, DOHA – Pemerintah Qatar menyatakan bahwa negara-negara pelaku blokade menciptakan berbagai laporan palsu demi menggiring opini publik Internasional melawan pemerintah Qatar. (Baca juga: Tiru Saudi, Israel Akan Blokir Media Al-Jazeera Milik Qatar)

Pada hari Senin, Dubai TV memberi laporan berita palsu dengan mengklaim bahwa telah terjadi demonstrasi anti-pemerintah di Doha, dan bahwa tentara, termasuk tentara dari Turki, menyemprotkan gas air mata kepada demonstran.

Kantor pers pemerintah Qatar pada hari Selasa(22/08) menolak laporan tersebut dan menyebutnya sebagai “berita palsu” dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Al Jazeera, sehari setelah siaran yang sekarang telah beredar secara online. (Baca juga: UEA Danai Mantan Wartawan Tuntut Al-Jazeera)

Laporan hari Senin oleh saluran televisi milik Uni Emirat Arab itu terjadi saat Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain terus melakukan blokade terhadap tetangga Teluk mereka, Qatar. Trio tersebut menuduh bahwa Doha mendukung “terorisme”, klaim yang ditolak oleh Qatar.

“Ini hanyalah contoh terbaru dari berita palsu yang dibuat oleh negara-negara yang melakukan blokade,” ujar Saif Al Thani, direktur kantor pers pemerintah Qatar, kepada Al-Jazeera. (Baca juga: Blokade Pimpinan Saudi Tidak Dapat Membuat Qatar Bertekuk Lutut)

“Negara-negara yang memblokade menjadi semakin putus asa dalam usaha mereka untuk mengisolasi Qatar karena masyarakat internasional tidak juga tertipu oleh kampanye kotor itu.

Mereka sekarang terus fokus pada opini publik, mereka menghabiskan jutaan dolar untuk menciptakan berita palsu.” (ARN)

About ArrahmahNews (12487 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: