News Ticker

Trump Dikritik Penasihat Utamanya Sendiri Secara Terbuka

Minggu, 27 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump, Gary Cohn, telah secara terbuka mengkritik penanganan sang Presiden terhadap kekerasan mematikan Charlottesville, dengan mengatakan bahwa demonstrasi tersebut menyebabkan dia “tertekan” dan mendorongnya untuk membuat draf surat pengunduran diri; Tapi kemudian dia berubah pikiran dan memutuskan untuk tetap bekerja. (Baca juga: Fenomena Trump Hanya Tipuan Belaka untuk Mengelabuhi Publik Amerika)

Cohn, direktur Dewan Ekonomi Nasional, mengatakan kepada The Financial Times dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat bahwa “warga negara yang membela kesetaraan dan kebebasan tidak dapat disamakan dengan supremasi kulit putih, neo-Nazi, dan KKK (Ku Klux Klan).”

“Saya yakin pemerintahan ini dapat dan harus berbuat lebih baik secara konsisten dan tegas mengutuk kelompok-kelompok ini dan melakukan semua yang kami bisa untuk menyembuhkan perpecahan mendalam yang ada di masyarakat kita,” katanya kepada the Times. (Baca juga: Jurnalis: Trump Picu Kekerasan Rasial di Amerika Serikat)

Menurut The New York Times Cohn mengatakan bahwa dia menulis surat pengunduran diri setelah presiden menyalahkan “kedua belah pihak” atas kekerasan tersebut. Ia mengatakan bahwa ia terpaksa menyuarakan kesedihannya atas kejadian dua minggu terakhir itu dan mendapat tekanan kuat untuk berhenti akibat reaksi Trump terhadap insiden itu, namun memutuskan untuk tidak melakukannya.(ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: