Berita Terbaru

Twitter Bin Nayef Ungkap Pembunuhan Pangeran yang Dilakukan Oleh Bin Salman

محمد بن نايف ومحمد بن سلمان (ارشيف)

Kamis, 31 Agustus 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, SAUDI ARABIA – Mantan putra mahkota Saudi Mohammed bin Nayef dalam postingan terbarunya di Twitter, memberikan sebuah pernyataan mengejutkan banyak pihak seolah membenarkan laporan Whistle-blower Saudi, Mujtahid, yang mengatakan bahwa Mohammed bin Salman telah melakukan pembunuhan terhadap sejumlah pangeran yang menolak dirinya sebagai putra mahkota dan dituduh melakukan makar.

Baca: Jenderal Soleimani: Wakil Putra Mahkota Saudi “Mohammed bin Salman” Bisa Membunuh Raja demi Merebut Takhta

Mohammed bin Nayef dalam postingan Twitter-nya, mengatakan “semoga Allah merahmati Pangeran Turki bin Bandar dan mengampuni dia”, kemudian menulis sebuah kiasan yang menyiratkan kondisi dirinya; Dia mengingatkanku pada bangsaku, ketika kuda datang dan bulan hilang di malam yang gelap gulita.

Baca: Pangeran Turki Tembak Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman

Dalam Tweet-nya, dia juga menambahkan, “Saya diberitahu tentang pembersihan sejumlah tahanan di Al-Hair, diantaranya Pangeran Saud bin Saif al-Nasr, Turki bin Bandar, Sultan bin Turki dan sejumlah Sheikh yang menolak sekularisme Arab Saudi”.

Akun Twitter Bin Nayef juga menjelaskan bahwa tindakan itu terjadi setelah “janji setia (baiat) kepada pangeran Ahmed bin Abdul Aziz, sebagai Raja Arab Saudi yang baru, kemudian Mohammed bin Salman mengepung mereka, beberapa diantaranya ditangkap, sementara pangeran Turki bin Bandar dibunuh di dalam penjara.”

Sejumlah pangeran dan sheikh berbaiat dengan Pangeran Ahmed bin Salman sebagai Raja Saudi yang baru.

Konon akun Mohammed bin Nayef itu fiktif dan dimiliki oleh kerabat dekat mantan putra mahkota Saudi Mohammed bin Nayef, dimana pada akhir bulan Juli, ia berhasil melarikan diri dan terbang ke luar negeri, menurut situs berita “Al-Ahd Al-Jadid”.

Baca: Bin Salman Penjarakan Para Pangeran & Perwira Pro Bin Nayef di Sel Rahasia

Akun yang sama juga mengumumkan pada pertengahan bulan Agustus, perpecahan dan perselisihan pangeran Saudi tentang Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang menekankan bahwa sistem mereka tidak sah.

Dia juga mengatakan dalam sebuah postingan di akun Twitter-nya, yang disertai dengan kartu pribadi pangeran Saudi, “Saya Pangeran Fares Al-Saud, mengumumkan bahwa saya bergabung dengan orang-orang yang berada di tanah suci, dan berlepas diri dari Salman dan putranya Mohammed, serta sistem pemerintahan mereka yang tidak sah,” dengan hastag #إنشقاق_الآمير_فارس .

Kontributor Arrahmahnews.com belum dapat memverifikasi secara independen, apakah ini akun resmi Mohammed bin Nayef atau bukan.

Baca: WOW! Tiga Pangeran Saudi Hilang Secara Misterius di Eropa

Namun, sebelumnya sejumlah laporan tentang menghilangnya tiga pangeran secara misterius dan penahanan sejumlah pejabat yang terhubung dengan Bin Nayef, memiliki keidentikan dengan laporan di atas, bahwa kegaduhan di kerajaan benar adanya dan ancaman penahanan terhadap loyalis mantan putra mahkota tidak terbantahkan. (ARN)

Sumber: Al-Wathan ‘CND’ 

About ArrahmahNews (11367 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: