Berita Terbaru

New York Times: PBB Tak Boleh Keluarkan Saudi dari Daftar Hitam Pembunuh Anak Yaman

Jum’at, 1 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – New York Times dalam editorialnya awal pekan lalu, membahas mengenai penderitaan anak-anak Yaman akibat bombardir brutal Arab Saudi, yang telah berlangsung selama dua setengah tahun dan telah menyebabkan kematian ribuan warga.

Baca: Arab Saudi Semakin Brutal di Yaman, Pasca PBB Hapus dari Daftar Hitam

Sekali lagi, Rancangan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa merekomendasikan agar koalisi pimpinan-Saudi dicantumkan dalam “daftar hitam” pelaku utama pembunuhan dan pelecehan anak-anak Yaman. Editorial the New York Times itu menyebut bahwa saat ini Arab Saudi sedang melakukan kampanye rahasia untuk menekan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar mengubah isi laporan tersebut dan tidak memasukkan koalisi mereka ke dalam daftar hitam.

Surat kabar AS itu menekankan bahwa upaya Saudi tersebut tidak boleh lagi dibiarkan, mengutip tekanan Arab Saudi terhadap mantan Sekretaris Jenderal PBB untuk menghapus nama koalisi dari daftar hitam atau “daftar memalukan” sebagai pembunuh anak-anak. “Arab Saudi mengancam untuk menarik bantuan dana proyek kemanusiaan, yang membuat Ban Ki-moon, dengan “terpaksa” menghapus nama aliansi tersebut dari daftar itu. Tapi masalah ini kemudian menimbulkan kecaman dari publik dunia”.

Baca: Guardian; PBB Khianati Anak-Anak Yaman Dengan Menghapus Saudi dari Daftar Hitam

Perang di Yaman “telah menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan hampir tiga juta orang Yaman mengungsi secara internal. Jumlah anak-anak yang menderita gizi buruk akut dan orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan pangan di Yaman adalah yang tertinggi di dunia. Pusat-pusat pelayanan kesehatan telah hancur, epidemi kolera telah membunuh hampir 2.000 orang dan melukai lebih dari setengah juta orang lainnya hanya dalam waktu tiga bulan. Blokade yang diberlakukan oleh koalisi pimpinan Saudi sejak 2015 telah menghalangi sampainya bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di Yaman.

Menurut NYT, sejak dimulainya perang, lebih dari 7.600 orang telah terbunuh dan 24.000 terluka, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan udara oleh koalisi. Arab Saudi selalu menyangkal bahwa pesawatnya menargetkan sasaran sipil, walaupun rumah sakit, sekolah dan tempat-tempat sipil lainnya pada kenyatannya selalu menjadi tepat jatuhnya bom.

Baca: PBB Banjir Kecaman Pasca Hapus Saudi dari Daftar Hitam Pelanggar Hak Anak

Di sisi lain, surat kabar Amerika itu melihat bahwa perang Saudi terhadap Yaman “telah menemui jalan buntu,” menambahkan bahwa ” Koalisi Saudi – dan pendukung Amerika mereka, tidak boleh dibiarkan terus membunuh warga sipil dan menghancurkan wilayah Yaman lainnya.”

“Kami berharap bahwa ini akan membuat Arab Saudi dan pendukung Amerikanya merasa malu dan berusaha menemukan penyelesaian krisis kemanusiaan di Yaman,” surat kabar tersebut menyimpulkan dengan mengatakan bahwa Arab Saudi harus diumumkan secara luas sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembantaian anak-anak dan warga sipil di Yaman. (ARN)

About ArrahmahNews (11385 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: