News Ticker

Sekjen Hizbullah: Lebanon Sepenuhnya Telah Dibebaskan dari Teroris ISIS

Jum’at, 1 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LEBANON – Sekjen gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon memuji kemenangan yang baru-baru ini dicapai oleh muqawamah dan tentara Lebanon dalam perang melawan teroris ISIS Takfiri, yang menekankan bahwa tanah Lebanon sepenuhnya dibebaskan dari elemen-elemen ekstremis.

Baca: Nasrallah: Hizbullah Dukung Setiap Upaya Pencegahan Pertumpahan Darah di Suriah

“Kami menginginkan kesimpulan dari pertempuran ini untuk sampai ke tangan tentara Lebanon dan inilah yang terjadi, dan apa yang disebut kekhalifahan ISIS telah dikalahkan,” kata Hassan Nasrallah dalam sebuah pidato di Beirut, mengutip kantor berita al-Manar pada hari Kamis (31/08/2017).

Dihadapan pengikutnya melalui teleconference, Nasrallah menggambarkan kemenangan dalam melawan para teroris sebagai pembebasan kedua setelah penarikan militer Israel dari wilayah Lebanon selatan dan Barat Bekaa pada tahun 2000.

Dia menyatakan bahwa tentara Lebanon telah membuat keuntungan terhadap teroris, yang mendasari bahwa pejuang perlawanan Hizbullah telah mengusir elemen teroris Takfiri Jabhat Fateh al-Sham dari wilayah Juroud Arsal, yang terletak 124 kilometer timur laut Beirut.

Baca: Abdel Bari Atwan: Serangan Udara AS Tak Bisa Gulingkan Assad

Pemimpin Hizbullah juga menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengancam akan memotong bantuannya ke militer Lebanon, jika tidak menghentikan kampanyenya dalam melawan teroris di perbatasan Suriah.

Nasrallah kemudian meminta pihak berwenang Lebanon untuk merancang sebuah rencana yang bertujuan untuk membebaskan Sheba’a Farms dari ISIS Takfiris, dengan memanggil tentara Suriah untuk membantu rekan-rekan mereka dari Lebanon untuk membebaskan daerah strategis dan pegunungan Qalamoun.

Pendukung gerakan perlawanan Lebanon mendengarkan pidato Sekjen Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah, di Beirut pada tanggal 31 Agustus 2017.

Nasrallah menyatakan bahwa dia mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Bashar al-Assad di ibu kota Suriah, Damaskus, dan meyakinkannya untuk menyetujui kesepakatan antara Hizbullah dan ISIS, yang memungkinkan pengalihan teroris Takfiri dari Qalamoun ke Suriah timur.

Di tempat lain dalam sambutannya, Sekjen Hizbullah menawarkan permohonan tulus kepada pemerintah Irak mengenai pembebasan kota Tal Afar dan provinsi utara Niniwe dari teroris ISIS.

Sebelumnya pada hari Kamis, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan bahwa kota Tal Afar dan seluruh provinsi Niniwe telah dibersihkan dari kelompok teroris ISIS Takfiri. Pembebasan Tal Afar dimungkinkan dengan bantuan tentara Irak, Polisi Federal, unit kontraterorisme, pasukan sukarela, dan Pasukan Reaksi Cepat, kata Abadi.

Di tempat lain dalam sambutannya, Nasrallah memuji Republik Islam Iran atas dukungannya yang tak tergoyahkan untuk perlawanan anti-Israel, yang menekankan bahwa Teheran telah menawarkan bantuan besar kepada negara-negara Lebanon, Suriah, Irak dan Yaman.

“Israel menangis karena nasib anak yatimnya (teroris ISIS),” kata Nasrallah, dan menyatakan bahwa rezim Tel Aviv telah mengakui bahwa rencananya di Suriah, gagal.

Sekjen Hizbullah juga menggambarkan Amerika Serikat sebagai ancaman nyata bagi masyarakat internasional, dan memperingatkan bahwa kebijakan administrasi Presiden Donald Trump terhadap Korea Utara akan mengarahkan dunia menuju perang nuklir.

Sekjen Hizbullah juga mengkritik tuduhan AS baru-baru ini, bahwa Pakistan menyimpan kelompok teroris bersenjata. Dalam sebuah pidato yang disampaikan pada 21 Agustus untuk menggambarkan strategi AS di Afghanistan dan Asia Selatan, Trump berkata, “Kita tidak bisa lagi diam tentang tempat-tempat aman di Pakistan untuk organisasi teroris, Taliban, dan kelompok-kelompok lain yang menimbulkan ancaman bagi wilayah tersebut dan luar.” (ARN)

Sumber: Al-Manar

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: