Berita Terbaru

The Guardian: Bencana Yaman Lebih Dahsyat dari Badai Texas, Tapi Diabaikan

Selasa, 05 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LONDON – Surat kabar yang berbasis di Inggris, the Guardian, menerbitkan sebuah artikel yang ditulis oleh Jonathan Friedland mengenai minat media global yang memberitakan secara besar-besaran mengenai Badai Harvey di Texas sementara tidak peduli dengan bencana yang lebih parah dan merusak di belahan dunia lain, terutama di Yaman.

Baca: Dunia Diam, Yaman Bersumpah Akan Serang Pusat Kota Arab Saudi

Jonathan mengatakan bahwa ini terjadi karena Amerika bukanlah pihak yang menjadi korban dalam bencana-bencana tersebut. Di Yaman, Amerika bahkan sekutu agresor Saudi bersama dengan Inggris.

Jonathan juga mengatakan bahwa jika banyak yang mengira bahwa Badai Harvey adalah bencana terburuk sepanjang masa, maka hal itu mungkin dapat dimaklumi karena begitu masifnya media massa memberitakannya baik melalui saluran televisi, media internet dan lainnya.

Jumlah kematian akibat badai Harvey adalah 44 orang dari Texas, dan jumlah orang yang telah meninggalkan rumah mereka untuk berlindung ke sekitar adalah 32.000 orang sejak badai dimulai pekan lalu.

Baca: Perang Yaman dan Kejahatan Saudi yang Terlupakan

“Ini memang bencana bagi masing-masing korban, namun jumlahnya sangat kecil dibandingkan dengan kerusakan akibat banjir di Asia Selatan pada periode yang sama. 1200 orang tewas akibat banjir dan banyak yang mengungsi ke India utara, Nepal selatan, utara Bangladesh dan Pakistan selatan.

Jonathan mengecam diskriminasi media global yang memberi perhatian berbeda terhadap bencana yang terjadi di satu tempat dan tempat lainnya tersebut. Ia menggambarkannya sebagai semacam rasisme yang menganggap kehidupan sekelompok orang menjadi lebih penting daripada kelompok lain, dan karenanya lebih berhak mendapatkan liputan, perhatian, solidaritas dan kesedihan daripada yang lain.

Baca: VIRAL! Surat Sedih dari Yaman, Zainab Anakku Sayang

Ada berbagai alasan mengapa pembaca media-media Barat lebih terpengaruh dengan gambaran mengenai kota Amerika yang tenggelam daripada hal serupa yang terjadi di Nepal, diantaranya adalah bahwa kota Amerika (yang tenggelam) tersebut tampaknya lebih akrab bagi mereka berkat siaran-siaran televisi dan film, atau karena bencana yang terjadi itu mengejutkan bagi PBB, yang tidak terkejut jika kejadian yang sama menimpa India atau Bangladesh.

“Penderitaan dan tragedi telah menjadi buku harian bagi orang-orang di negara berkembang. Media harus dikritik karena diskriminasinya minggu ini,” kecam Jonathan. Menceritakan mengenai bencana kemanusiaan terburuk saat ini, Jonathan menyebut bahwa itu ada di Yaman. PBB mengumumkan pada bulan Juli bahwa bencana kemanusiaan terbesar di dunia sedang berlangsung di Yaman. (ARN)

About ArrahmahNews (11385 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on The Guardian: Bencana Yaman Lebih Dahsyat dari Badai Texas, Tapi Diabaikan

  1. Netty Arni, SH - Notaris // Sep 17, 2017 pukul 7:50 am // Balas

    Sesungguhnya berbagai bencana/musibah yg menimpa dunia ini merupakan peringatan dari TUHAN Allah semesta alam agar kita semua kembali berserah diri kepada-Nya dan memohon ampun bertobat agar Dia Yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang berkenan mencabut/menghilangkan kutuk/tulah/laknat-Nya dan kemudian menggantinya dengan melimpahkan rahmat-Nya/berkat-Nya sehingga ada damai sejahtera di langit dan bumi-Nya, …….. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: