News Ticker

Properti Diplomatiknya Dirampas, Rusia Tuntut AS ke Pengadilan

Rabu, 06 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah memberitahu Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson tentang rencana Moskow untuk menuntut tindakan ilegal Washington sehubungan dengan perampasan properti diplomatik Rusia ke pengadilan. Kementerian luar negeri Rusia mengatakan pada hari Selasa (05/09) bahwa kedua pihak melakukan percakapan lewat telepon.

Baca: AS Rampas Gedung Misi Perdagangan Rusia di Washington

“Kedua pihak membahas situasi dalam hubungan bilateral, dan Lavrov menekankan bahwa perebutan properti diplomatik Rusia di Amerika Serikat oleh pihak berwenang AS merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional,” bunyi pernyataan kementerian sebagaimana dikutip TASS.

“Menteri (Lavrov) menjelaskan kepada diplomat tinggi AS itu mengenai pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin pada sebuah konferensi pers setelah pertemuan puncak BRICS di Xiamen China bahwa pihak Rusia berencana untuk menggunakan prosedur pengadilan mengenai tindakan ilegal Washington”.

Baca: MEMANAS! Rusia Kecam Langkah AS Tutup Konjennya di San Fransisco dan New York

Kementerian Luar Negeri Rusia akan mengajukan tuntutan hukum atas perlindungan properti diplomatik Rusia di Amerika Serikat di sebuah pengadilan di mana pertimbangannya akan melindungi kepentingan Moskow dengan cara yang paling efektif.

“Terserah kepada Kementerian Luar Negeri untuk memutuskan ke pengadilan mana kasus ini akan dibawa. Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan instruksi langsung kepada Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov,” kata juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov kepada media tersebut.

“Kementerian sekarang akan mencari opsi terbaik yang memungkinkan untuk melindungi kepentingan sah kita dalam dimensi yuridis”. Peskov tidak menjelaskan tentang jenis tuntutan apa yang mungkin diajukan dalam tuntutan hukum tersebut, menambahkan pengacara akan mempelajarinya.

Baca: Hubungan AS-Rusia Lebih Buruk dari Perang Dingin

Sebelumnya pada hari Selasa, Putin mengatakan kepada media: “Pihak Amerika telah merampas hak Rusia untuk menggunakan propertinya – ini jelas melanggar hak kepemilikan dari pihak Rusia. Untuk langkah awal, saya akan mengeluarkan instruksi kepada Kementerian Luar Negeri guna membawa kasus ini ke pengadilan. Mari kita lihat seberapa efektif sistem peradilan Amerika Serikat yang dibanggakan itu.” (ARN)

About ArrahmahNews (12566 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Twitter Umumkan Pembatasan Terhadap Media Rusia RT dan Sputnik – ArrahmahNews

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: