News Ticker

Dokumen Zona De-Eskalasi Suriah Ke-4 akan Ditandatangani di Astana

Kamis, 07 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Dokumen tentang upaya zona de-eskalasi Suriah, termasuk yang keempat yang akan didirikan di provinsi Idlib, akan ditandatangani pada pertemuan berikutnya di Astana pada 13-15 September. Kepala Staf Operasi Utama Rusia, Kolonel Jenderal Sergey Rudskoi, mengatakan hal ini dalam sebuah konferensi pers pada hari Rabu (06/09).

Baca: Lavrov: Pembentukan Zona De-Eskalasi di Idlib adalah yang Tersulit

“Pertemuan berikutnya, yang keenam, antara perwakilan pemerintah Suriah dan oposisi akan diadakan di Astana pada tanggal 13-15 September. Dalam pertemuan tersebut, para pihak diharapkan untuk mengadopsi dokumen-dokumen yang mengatur tindakan-tindakan pasukan kontrol de-eskalasi di keempat zona de-eskalasi, termasuk Idlib, dan ketentuan-ketentuan di pusat koordinasi bersama, “katanya sebagaimana dikutip TASS.

Rudskoi menambahkan bahwa tiga zona de-eskalasi berhasil beroperasi dengan cukup baik di negara ini yaitu di selatan Suriah, dekat Ghouta Timur dan di utara provinsi Homs, dimana personil polisi militer Rusia memastikan kepatuhan terhadap penghentian permusuhan.

Baca: Rusia akan Kerahkan Polisi Militer di Zona De-Eskalasi Suriah

Menurut Rudskoi, berkat kesepakatan yang dicapai oleh petugas dari pusat rekonsiliasi Rusia dan perwakilan “oposisi moderat” Suriah, adalah mungkin untuk membuka blokir pergerakan lalu lintas di sepanjang jalan raya Homs-Hama yang strategis. Itu memungkinkan untuk memfasilitasi pergerakan orang dan barang antara wilayah utara dan selatan Suriah, yang memberikan kontribusi bagi kebangkitan ekonomi negara tersebut, katanya. (ARN)

About ArrahmahNews (12487 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: