News Ticker

Menlu Prancis Tegaskan Paris Tak Tuntut Assad Mundur

Sabtu, 09 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Paris tidak mempertimbangkan untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad sebagai tujuan utama proses politik yang akan dimulai di negara tersebut begitu kelompok teror ISIS telah dikalahkan. Menteri Luar Negeri Prancis Jean Yves le Drian mengatakan hal ini setelah melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Rusia Sergey Lavrov pada hari Jumat (08/09).

Baca: Macron Tegaskan Prancis Tak Lagi Menuntut Bashar Assad Mundur

“Seharusnya tidak ada prasyarat untuk meluncurkan proses transisi politik, bahkan pengunduran diri Assad,” tegas Le Drian sebagaimana dikutip TASS. “Prancis telah mengatakan bahwa menggulingkan Assad bukanlah tujuan penyelesaian politik karena rekonsiliasi Suriah adalah proses yang rumit yang tidak terbatas hanya pada hal itu,” tambahnya.

Le Drian juga mengatakan bahwa Suriah terus mendekati titik di mana transisi politik telah berada tepat di depan mata.

Baca: Politisi Perancis; Jika Assad Jatuh, Barat Takkan Mampu Kalahkan ISIS

“Anda dapat mengatakan bahwa kita telah mendekati suatu periode, sebuah tahap di mana kini menjadi mungkin untuk menjalani kehidupan secara utuh setelah ISIS (pergi),” katanya, menambahkan, “Sekarang perlu untuk menjadikan semua prinsip dan kondisi yang telah kami diskusikan terutama dengan Menteri Lavrov, menjadi sebuah kenyataan,” kata Le Drian.

Menurut diplomat tinggi Prancis itu, untuk memastikan keberhasilan proses transisi, ” beberapa syarat harus ditetapkan, dan hal ini akan dibahas pada sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang akan datang.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: