Berita Terbaru

85% Wilayah Rusia Telah Dibebaskan dari Teroris

Kamis, 14 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, LATAKIA – Militer Rusia mengumumkan bahwa pemerintah Suriah telah berhasil membebaskan 85 persen wilayahnya dari genggaman kelompok teroris, dua tahun setelah Moskow memulai sebuah kampanye kontraterorisme di Suriah atas permintaan resmi Damaskus.

Letnan Jenderal Aleksandr Lapin, kepala staf Rusia di Suriah, mengumumkan berita tersebut dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Pangkalan Air Hmeymim di provinsi Latakia, Suriah barat, Sputnik melaporkan pada hari Selasa. Dia menambahkan bahwa pasukan Suriah sekarang harus membersihkan 15 persen negara yang tersisa, dengan luas 27.000 kilometer persegi, dari teroris.

Lapin mengatakan tentara Suriah melanjutkan operasi untuk membebaskan kota timur Deir Ezzor dari kelompok teroris ISIS Takfiri, setelah mereka berhasil memecahkan sebuah pengepungan hampir tiga tahun di kota yang diperangi pada awal bulan ini.

“Saat ini operasi untuk membebaskan kota sedang berlangsung. Militer Suriah akan segera menghabisi teroris ISIS yang biasa menduduki lingkungan kota,” tambahnya.

Lapin menyatakan bahwa rudal jelajah Kalibr, yang diluncurkan dari kapal Armada Laut Hitam, Admiral Essen, telah menghancurkan pos komando dan jaringan komunikasi ISIS; sebuah langkah efektif yang mengganggu kontrol unit kelompok teror di provinsi Deir Ezzor.

“Lebih dari 450 teroris, lima tank dan 42 pickup, dengan senapan mesin berat, dihancurkan selama operasi,” katanya.

Dalam upaya untuk membantu Suriah yang dilanda perang dengan teroris yang disponsori asing, pada bulan September 2015, Rusia memulai sebuah kampanye di Suriah atas permintaan resmi yang dibuat oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pesawat tempur Rusia, yang berbasis di Hmeymim, sejauh ini secara signifikan membantu pasukan pemerintah dalam membebaskan tanah Suriah dari militansi yang meluas. Salah satu terobosan terbesar dalam serangan anti-teror dilakukan pada Desember tahun lalu, ketika pasukan Suriah yang didukung oleh angkatan udara Rusia, berhasil menguasai kota Aleppo secara penuh.

Moskow juga memainkan peran utama dalam mensponsori perundingan damai antara kelompok oposisi bersenjata dan Damaskus untuk membuka jalan bagi pelaksanaan gencatan senjata lokal di negara tersebut dan menetapkan zona de-eskalasi di Suriah dalam upaya untuk mengurangi pertempuran di seluruh wilayah.

Putaran keenam perundingan intra-Suriah dijadwalkan diadakan di ibu kota Kazakhstan, Astana, untuk memfasilitasi pembentukan zona de-eskalasi keempat di provinsi Idlib, barat Suriah, di mana sejumlah besar teroris Takfiri, terutama berasal dari Jabhat al-Nusra, beroperasi. Kelima putaran perundingan sebelumnya juga diadakan di Astana, bersama Rusia, Iran dan Turki yang bertugas sebagai negara penjamin. [ARN]

About ArrahmahNews (11367 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: