Berita Terbaru

Takut Kudeta, Bin Salman Batal Kunjungi Prancis

Minggu, 17 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman membatalkan kunjungannya yang akan datang ke Paris setelah para aktivis di negaranya menyerukan demonstrasi besar-besar dalam beberapa hari mendatang.

Situs berita Arabi 21 mengutip sumber Saudi yang menyatakan bahwa Bin Salman dijadwalkan mengunjungi Paris untuk bertemu dengan Presiden Emanuel Macron, namun seruan berulang untuk mengadakan demonstrasi di Arab Saudi menunda perjalanan hingga jangka waktu yang tidak ditentukan.

Menurut laporan tersebut, orang-orang Saudi dijadwalkan mengadakan demonstrasi-demonstrasi setiap hari Jumat, namun mereka mengubah keputusan setelah pejabat keamanan mengubah menjadi sebuah pangkalan militer.

Puluhan aktivis hukum di Paris minggu ini mengadakan demonstrasi menentang kunjungan pangeran mahkota Saudi, karena pelanggaran hak asasi manusia.

Sementara itu, perintah bin Salman untuk menekan lawan dan pangeran saingannya yang menjadi hambatan bagi suksesi kekuasaannya dipandang sebagai faktor utama yang berkontribusi pada meningkatnya ketegangan di masyarakat Saudi.

Dalam komentar yang relevan awal bulan ini, Mujtahid whistleblower, yang diyakini anggota atau memiliki sumber yang terhubung dengan baik dalam keluarga kerajaan, mengungkapkan bahwa Mohammed bin Salman terus berupaya untuk melakukan tindakan keras terhadap para penentang dan baru-baru ini memerintahkan penangkapan seorang pangeran Saudi.

“Sumber yang dapat dipercaya mengatakan bahwa pangeran Abdulaziz bin Fahd telah ditahan di istananya di Jeddah,” Mujtahid menulis di halaman Twitternya.

Dia menambahkan bahwa pasukan khusus yang bekerja di bawah Mohammed bin Salman menyerang istana pangeran, menangkapnya dan membawanya ke tempat yang tidak diketahui, dan usaha ibu bin Fahd, Johareh, untuk menemukan keberadaannya telah terbukti sia-sia.

Mujtahid menggarisbawahi bahwa bin Salman tidak menunjukkan belas kasihan pada lawan-lawannya dan percaya bahwa tidak seorang pun, bahkan anak-anak Abdulaziz sekalipun.

Media Arab melaporkan pada bulan Agustus bahwa Bin Salman telah lolos dari percobaan pembunuhan di salah satu istana keluarga kerajaan di Jeddah.

Situs berita Mer’at al-Jazeera mengutip sumber-sumber yang dekat dengan keluarga kerajaan yang mengatakan bahwa Bin Salman jadi sasaran dalam upaya pembunuhan di Jeddah oleh salah satu pangeran Saudi.

Seorang diplomat barat di Riyadh mengatakan bahwa pangeran mahkota Saudi berhasil lolos dalam usaha yang gagal dan pangeran yang memerintahkannya telah ditangkap.

Aksi ambisius Bin Salman dalam beberapa bulan terakhir dan upayanya untuk menumbangkan lawan-lawannya telah menimbulkan kegusaran di antara pangeran Saudi lainnya.

Media Arab telah melaporkan baru-baru ini bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kemungkinan besar akan mengundurkan diri demi anaknya Mohammed, pangeran mahkota baru, dalam beberapa hari ke depan. [ARN]

About ArrahmahNews (11385 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on Takut Kudeta, Bin Salman Batal Kunjungi Prancis

  1. Netty Arni, SH - Notaris // Sep 17, 2017 pukul 8:15 am // Balas

    Semoga TUHAN Allah semesta alam memberikan damai sejahtera bagi Kerajaan Arab Saudi sebagai penjaga dua kota suci umat Islam yakni Bait Suci Allah Masjidil Haram Ka’bah di Mekah dan Bait Suci Allah Masjid Nabawi di Madinah, …….. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: