NewsTicker

Sindiran Pedas Macron Kepada Trump Terkait Kesepakatan Nuklir Iran

Rabu, 20 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pidatonya dalam Sidang Umum PBB di New York menunjukkan sikap bertentangan dengan Trump ketika berbicara membela kesepakatan nuklir multilateral 2015 dengan Iran, memperingatkan bahwa kegagalan untuk menghormati kesepakatan tersebut merupakan suatu tindakan “tidak bertanggung jawab”.

“Ini adalah kesepakatan yang bagus, sebuah kesepakatan yang penting untuk perdamaian,” kata Macron dalam pidato pertamanya di sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York pada hari Selasa (19/09).

Lebih jauh berkomentar tentang kesepakatan yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action / JCPOA) tersebut, Macron menggambarkan kesepakatan itu adalah “kesepakatan yang solid dan kuat,” menambahkan, “Untuk menolaknya sekarang tanpa mengusulkan hal lain akan menjadi kesalahan besar, dan tidak menghormatinya akan menjadi tindakan tidak bertanggung jawab. “

Pidato Macron itu membalas ucapan Presiden AS Donald Trump dalam pidato sebelumnya di podium yang sama, yang digunakan Trump untuk sekali lagi meluapkan sikap permusuhan terhadap JCPOA.

“Bahwa Presiden Trump berpikir jika kesepakatan ini tidak sempurna dan tidak cukup melindungi adalah argumen yang bisa saya dengar, tapi saya bertanya kepadanya, apa usulan alternatif untuk ini. Saya tidak mengerti, “kata Macron kepada wartawan setelah pidatonya.

Sebelumnya pada hari itu, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, juga datang untuk membela kesepakatan tersebut, yang menurutnya berlaku bagi seluruh dunia, bukan hanya Amerika Serikat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: