Eropa

Angela Merkel Terpilih Kembali Jadi Kanselir Jerman

Senin, 25 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BERLIN – Angela Merkel akhirnya terpilih kembali menjadi kanselir Jerman untuk masa jabatan ke-4 menurut Exit Poll dari stasiun ARD yang dilansir Reuters, Senin (25/09), setelah mengalahkan saingan-saingannya dalam pemilihan umum (Pemilu) Jerman, hari Minggu kemarin.

Meski memenangkan pemilu Jerman dan kembali terpilih menjadi Kanselir Jerman yang ke-4 kalinya, Angela Merkel mengatakan bahwa masuknya partai sayap kanan, Alternative for Germany (AfD) ke parlemen merupakan tantangan baru yang besar, mengakui bahwa hasil pemilihan tersebut ternyata tidak sebaik yang dia harapkan.

“Ada tantangan baru yang besar bagi kami, dan itu adalah masuknya AfD ke Bundestag,” kata Merkel pada hari Minggu (24/09) setelah partainya memenangkan pemilihan umum, menambahkan, “Kami ingin memenangkan kembali pemilih AfD.”

Merkel berhasil mengamankan masa jabatan keempat karena partainya, Partai Persatuan Demokrat Kristen atau CDU menang dalam pemilu kemarin. Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa blok CDU / CSU mencetak 33 persen suara ,menempati 218 kursi di Bundestag.

Merkel mengalahkan pesaing utamanya Martin Schulz dari Partai Sosial Demokrat atau. SPD hanya meraih 20 persen suara atau 138 kursi di Bundestag.

Sesaat setelah memberikan suaranya, Merkel mengatakan CDU berharap mendapat jumlah suara yang lebih baik di banding tahun 2013. Merkel menyadari bahwa tantangan utama partai itu adalah krisis imigran tahun 2015. “Tantangan luar biasa,” kata Merkel seperti dikutip dari Guardian.

Merkel pun berharap dalam pemilu ini dapat membawa pulang pendukungnya dari partai AFD yang anti-imgran.

Merkel juga menyerukan kerja sama dengan seluruh negara Uni Eropa untuk memerangi penyebab terjadinya imigrasi dan memerangi imigrasi ilegal.

“Jelas bahwa pokok pembahasan keamanan sama mengkhawatirkannya bagi orang-orang yang membahas topik kesejahteraan,” kata Merkel.

Sejumlah pengamat politik sudah memperkirakan CDU akan memenangkan pemilu meski tidak sekuat pemilu sebelumnya. Ini dipicu kebijakan Angela Merkel yang lunak terhadap imigran.

Perolehan suara CDU dalam pemilu kemarin merosot dibanding pemilu tahun 2013 yang meraih 41 persen suara. Pemilu kemarin diikuti sekitar 61, 5 juta warga Jerman. Setiap pemilih meberikan suaranya pertama untuk perwakilan lokal dan kedua partai politik.

Jauh sebelum pemilu digelar, Perdana Menteri Negara Bagian Saxony, Jerman, Stanislaw Tillich mengatakan Angela Merkel sebagai benteng terakhir nilai-nilai liberal dunia barat, khususnya setelah kemenangan Donald Trump di pemilu Amerika Serikat. “Merkel adalah jawaban untuk rakyat saat ini. Saat ini maupun dulu, dia anti-Trump,” ujar Tillich. (ARN)

 

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.832 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.350.725 hit

Pesan Penting

Senjata media lebih ampuh daripada senjata di medan perang. Kita harus lebih mengkhawatirkan senjata media Musuh. Sayangnya di bidang ini kita lemah. Dengan perantara media dan propaganda, musuh ingin menghancurkan persatuan kita. Karena itu, semaksimal mungkin kalian harus berkoordinasi dan bersatu mengejar satu tujuan. Semoga kita sukses dalam pekerjaan ini dan dapat berkhidmat kepada rakyat.

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: