Headline News

Busyro: Perpanjangan Pansus KPK, Menunjukkan Karakter Buruk DPR

Kamis, 28 September 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqaddas menanggapi putusan sidang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memperpanjang masa kerja Pansus Angket KPK. Busyro mengatakan, hal itu menunjukan karakter asli DPR. Karakter itu sendiri kata Busyro adalah karakter buruk dari lembaga perwakilan rakyat tersebut.

“Perpanjangan (Pansus) itu jelas tunjukan karakter DPR. Karakter seperti apa? Karakter yang buruk,” kata Busyro di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Kamis (28/9).

Menurut Busyro, Karakter buruk itu ditandai salah satunya adalah penggunaan dana yang relatif besar namun belum ada capaian apapun yang mereka dapat. Misalnya, masa kerja pertama Pansus saja bisa menghabiskan dan sekitar Rp3,1 miliar dalam 60 hari namun belum ada hasil signifikan dari kerja mereka itu.

Baca: Pansus KPK Ingin Bertemu, Ini Tanggapan Jokowi

“Tetapi saat rapat paripurna kemarin tidak ada laporan signifikan atau capaian apapun yang mereka laporkan,” kata dia.

Busyro juga menyindir, daripada berkeras menghabiskan energi dan dana untuk mencari-cari kesalahan KPK, anggota DPR yang tergabung dalam pansus angket akan lebih baik menggunakan dana sebesar itu untuk kepentingan rakyat.

Dia menyebut, dana sebesar itu bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan di kawasan-kawasan terpencil, alih-alih berkeliling untuk mencari pembenaran untuk menyalahkan lembaga antirasuah itu.

Baca: Istana: Presiden Jelas Tak Setuju Jika Pansus Minta Bubarkan KPK

“Mereka (Pansus) tidak ada rasa malu sama sekali, mereka melalui ini dengan uang dari rakyat ingin memutilasi lembaga yang sangat dipercaya oleh masyarakat,” kata dia.

Rapat paripurna DPR sebelumnya menyatakan menerima laporan kerja sementara Pansus Hak Angket terhadap pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK. Keputusan itu menjadi dasar bagi Pansus Hak Angket KPK memperpanjang masa kerja hingga lebih dari 60 hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keputusan menerima laporan kerja sementara Pansus Hak Angket diambil tanpa melalui pandangan dari seluruh fraksi yang hadir dalam paripurna di Gedung DPR, siang tadi. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah sebagai pimpinan sidang terlihat langsung mengetuk palu, padahal sejumlah fraksi melakukan interupsi menolak adanya perpanjangan masa kerja pansus angket KPK. (ARN)

Sumber: CNNIndonesia

 

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.781 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.017.335 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: