News Ticker

Terlanjur Borong, Israel Kini Ragukan Kemampuan Tempur Jet F-35 Buatan AS

Kamis, 28 September 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM TEL AVIV – Pejabat militer dan analis pertahanan Israel mulai meragukan keputusan negara tersebut untuk membeli jet tempur F-35 generasi kelima buatan AS.

Baca: Bagaimana Militan Dukungan AS Dapat Kalahkan ISIS Tanpa Kontak Senjata?

AlMasdar melaporkan pada Rabu (27/09) bahwa dalam tinjauan militer nasional terakhir yang disatukan dari berbagai departemen terkait pertahanan di dalam pemerintahan Israel, sebuah kesimpulan telah dicapai dengan perhatian khusus untuk mengakuisisi pesawat tempur F-35 yang menekankan pada kebutuhan untuk “secara cermat” menilai jet yang telah dibeli dari AS itu dan untuk mulai mempertimbangkan alternatif lain jika pesawat itu ternyata tidak memenuhi harapan Angkatan Udara Israel.

Kompromi tiba-tiba dalam kepercayaan atas kemampuan tempur jet tersebut oleh Israel setelah penilaian praktis terhadapnya ini tidak mengherankan, karena pesawat tersebut diketahui cacat secara inheren di antara negara-negara lain yang telah mengujinya.

Baca: Kendaraan Militer Israel Terjungkal Saat Latihan Perang di Golan, 2 Tentara Tewas

Percobaan AS terhadap F-35 sendiri menemukan hampir tiga ratus isu krusial pada pesawat tempur itu yang membuatnya sempat dinyatakan tidak layak terbang. Menurut laporan Pentagon, isu-isu krusial tersebut di antaranya adalah kesalahan sistem perangkat lunak, kerusakan teknis, dan pembengkakan dana.

Mungkin yang menjadi bagian paling membahayakan dari laporan tersebut adalah penyelidikan terhadap sistem kursi pelontar pilot yang ada dalam pesawat F-35 Lightning II. Para pengembang menemukan, para pilot dengan berat badan kurang dari 62 kilogram beresiko tewas jika memfungsikan kursi lontar itu.

Baca: Menlu Suriah: Dukungan Terus-Menerus Israel untuk Teroris Tidak Mengejutkan

Saat ini Israel memiliki 50 pesawat tempur F-35, tujuh di antaranya telah dikirim untuk uji coba, sementara 25 pesawat lainnya belum.Pengiriman penuh jet yang sudah dibeli kemungkinan tidak akan selesai hingga pertengahan 2020an. (ARN)

About ArrahmahNews (12559 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: